Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

BEI Pantau Pergerakan Saham Arsy Buana (HAJJ) dan Tourindo Guide (PGJO)

 

Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah memantau pergerakan saham PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) dan PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (PGJO).

BEI menetapkan status unusual market activity (UMA) atau pergerakan di luar kebiasaan terhadap saham HAJJ usai terjadi peningkatan harga saham. Sementara untuk saham PGJO ditetapkan status UMA lantaran adanya indikasi pola transaksi yang tidak wajar.

Pada perdagangan Senin (24/2), harga saham HAJJ berada di level Rp 174 per saham atau naik 42,62% dalam sebulan. Adapun dalam tiga bulan perdagangan terakhir, pergerakan saham ini melonjak hingga 70,59%.

Sementara, harga saham PGJO bertengger di level Rp 123 per saham atau naik 39,77% dalam sebulan. Harga saham ini juga meningkat 38,2% dalam tiga bulan perdagangan terakhir.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI Yulianto Aji Sadono menjelaskan, pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.

"Sehubungan dengan terjadinya UMA, perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham HAJJ dan PGJO," ujar Yulianto dalam keterangan tertulisnya yang ditandatangani pada Jumat (21/2).

Dengan adanya pengumuman UMA tersebut, BEI berharap agar investor memperhatikan jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi bursa, mencermati kinerja perusahaan tercatat dan keterbukaan informasinya. 

Selain itu, investor juga diharapkan mengkaji kembali rencana corporate action perusahaan tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan investasi.

Komentar