Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

IHSG Dibuka Naik ke 7.293,77 Kamis (23/1) Pagi, Perpanjang Reli 7 Hari Beruntun

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melanjutkan tren positif tujuh hari beruntun pada perdagangan Kamis (23/1).

Mengutip RTI pukul 09.15 WIB, indeks naik 0,50% atau 36,639 poin ke level 7.293,767.

Tercatat 264 saham naik, 139 saham turun, dan 202 saha stagnan. Total volume perdagangan 1,9 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 1,46 triliun.

Sebanyak 10 indeks sectoral menopang Langkah IHSG pagi ini. Tiga sector dengan kenaikan tertinggi yakni IDX-Energi 1,09%, IDX-Techno 0,86%, dan IDX-Cyclic 0,69%.

Saham-saham top gainers LQ45:

- PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik 3,05% ke Rp 3.040

- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) naik 2,38% ke Rp 86

- PT Bank Jago Tbk (ARTO) naik 1,99% ke Rp 2.560

Saham-saham top losers LQ45:

- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 1,13% ke Rp 3.500

- PT Bukit Asa Tbk (PTBA) turun 1,11% ke Rp 2.680

- PT Charoen Pokhand Tbk (CPIN) turun 1,04% ke Rp 4.750

Bursa saham Asia-Pasifik diperdagangkan dengan pergerakan beragam pada pagi ini, saat investor mencerna berbagai data ekonomi di kawasan tersebut.

Indeks S&P/ASX 200 Australua turun 0,42%. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,5% di awal perdagangan dan Topix menguat 0,42%.

Indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,96% dan Kosdaq turun 0,88%. Ekonomi Korea Selatan tumbuh 1,2% secara tahunan pada kuartal IV-2024, menjadi laju ekspansi paling lambat sejak kuartal II-2023.

Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,75% dan CSI 300 China menguat 1% di awal perdagangan.

Singapura dijadwalkan merilis data inflasi bulan Desember.

Sementara, Bank of Japan (BOJ) menggelar pertemuan kebijakan moneter hari ini dan besok, di mana Gubernur BOJ Kazuo Ueda telah memberikan sinyal potensi kenaikan suku bunga.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini