Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

IHSG Dibuka Naik ke 7.293,77 Kamis (23/1) Pagi, Perpanjang Reli 7 Hari Beruntun

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus melanjutkan tren positif tujuh hari beruntun pada perdagangan Kamis (23/1).

Mengutip RTI pukul 09.15 WIB, indeks naik 0,50% atau 36,639 poin ke level 7.293,767.

Tercatat 264 saham naik, 139 saham turun, dan 202 saha stagnan. Total volume perdagangan 1,9 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 1,46 triliun.

Sebanyak 10 indeks sectoral menopang Langkah IHSG pagi ini. Tiga sector dengan kenaikan tertinggi yakni IDX-Energi 1,09%, IDX-Techno 0,86%, dan IDX-Cyclic 0,69%.

Saham-saham top gainers LQ45:

- PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) naik 3,05% ke Rp 3.040

- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) naik 2,38% ke Rp 86

- PT Bank Jago Tbk (ARTO) naik 1,99% ke Rp 2.560

Saham-saham top losers LQ45:

- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 1,13% ke Rp 3.500

- PT Bukit Asa Tbk (PTBA) turun 1,11% ke Rp 2.680

- PT Charoen Pokhand Tbk (CPIN) turun 1,04% ke Rp 4.750

Bursa saham Asia-Pasifik diperdagangkan dengan pergerakan beragam pada pagi ini, saat investor mencerna berbagai data ekonomi di kawasan tersebut.

Indeks S&P/ASX 200 Australua turun 0,42%. Indeks Nikkei 225 Jepang naik 0,5% di awal perdagangan dan Topix menguat 0,42%.

Indeks Kospi Korea Selatan melemah 0,96% dan Kosdaq turun 0,88%. Ekonomi Korea Selatan tumbuh 1,2% secara tahunan pada kuartal IV-2024, menjadi laju ekspansi paling lambat sejak kuartal II-2023.

Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,75% dan CSI 300 China menguat 1% di awal perdagangan.

Singapura dijadwalkan merilis data inflasi bulan Desember.

Sementara, Bank of Japan (BOJ) menggelar pertemuan kebijakan moneter hari ini dan besok, di mana Gubernur BOJ Kazuo Ueda telah memberikan sinyal potensi kenaikan suku bunga.  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025