Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

IHSG Melemah ke 6.698,6 di Pagi Ini (10/2), AKRA, TOWR, TLKM Jadi Top Losers LQ45

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) lanjut melemah di awal perdagangan hari ini. Senin (10/2) pukul 09.07 WIB, IHSG melemah 43,962 poin atau 0,65% ke 6.698,614.

Pelemahan IHSG disokong sebagian besar indeks sektoral. Indeks dengan pelemahan terdalam dicetak IDX Sektor Energi yang turun 1,5% di pagi ini. 

Disusul, IDX Sektor Infrastruktur, IDX Sektor Kesehatan, IDX Sektor Properti dan Real Estate, dan IDX Teknologi.

Berikutnya, IDX Sektor Perindustrian, IDX Sektor Keuangan, dan IDX Barang Konsumen Non-Primer. 

Sementara itu, IDX Sektor Barang Konsumen Primer menjadi sektoral dengan penguatan terbesar setelah naik 1,14%.

Diikuti, IDX Sektor Barang Baku dan IDX Sektor Transportasi dan Logistik. 

Top losers LQ45 pagi ini adalah:

  • PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) turun 3,98%
  • PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) turun 2,38%
  • PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun 2,32%

Top gainers LQ45 pagi ini terdiri dari:

  • PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik 4,58%
  • PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik 4,21%
  • PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) naik 3,85%

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025