Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Simak Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham RAJA, BRMS & PGAS Senin (10/2)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di awal pekan ini ditutup ambles sedalam 1,40% ke posisi 6.648,14, pada akhir perdagangan Senin (10/2). 

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Tasrul Tanar memperkirakan secara teknikal IHSG hari Selasa (11/2) akan bergerak di rentang 6.602 – 6.693.

Indeks ini akan menguji resistance terdekat pada downtrend jangka menengah. Koreksi indikator MFI optimized ,indikator RSI optimized, dan indikator W%R optimized , indikator CMO optimized masih terlihat namun mulai terbatas. Indeks ini berada di bawah lower pada Bollinger Bands optimized. Rata-rata volume pada pergerakan harian di atas rata-rata volume jangka pendek dan asing net sell dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan supply diatas level saat ini.

Selain memberikan rekomendasi teknikal IHSG, Tasrul juga memberikan rekomendasi teknikal saham berikut : 

1. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA)

Harga konsolidasi pada pola uptrend jangka pendek pada pergerakan harian. Koreksi indikator MFI optimized, indikator RSI optimized, indikator W%R optimized dan indikator CMO optimized masih terlihat namun mulai terbatas. Harga saat ini di bawah center line pada Bollinger Bands optimized. Rata-rata volume sisi demand di bawah rata-rata volume sisi supply, asing net buy dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand berada di bawah dan supply diatas level harga saat ini.

Support : Rp 3.260

Resistance  : Rp 3.810

Rekomendasi : buy on weakness

2. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS)

Harga sementara konsolidasi pada uptrend channnel jangka panjang pada pergerakan harian. Koreksi indikator MFI optimized naik terbatas ,indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized dan indikator CMO optimized mulai terbatas dan harga masih di bawah center line pada Bollinger Bands optimized. Rata-rata volume sisi demand di bawah rata-rata volume sisi supply, asing net buy dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan supply diatas level harga saat ini.

Support : Rp 352

Resistance : Rp 376

Rekomendasi : buy on weakness 

3. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)

Harga masih cenderung konsolidasi pada uptrend channel jangka panjang  pada pergerakan harian. Indikator MFI optimized,indikator RSI optimized, indikator W%R optimized dan indikator CMO optimized masih cenderung bergerak naik. Harga di bawah lower band pada Bollinger Bands optimized. Rata-rata volume transaksi sisi demand di atas rata-rata sisi supply dan asing net buy dengan sebaran volume terbanyak dari sisi demand dan sisi supply diatas level harga saat ini.

Support : Rp 1.570

Resistance  : Rp 1.630

Rekomendasi : buy on weakness

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini