Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Rupiah Spot Melemah Pada Perdagangan Senin (24/6) Pagi

 

Rupiah spot melemah pada perdagangan Senin (24/6) pagi. Pukul 09.10 WIB, rupiah spot ada di level Rp 16.455 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,02% dari akhir pekan lalu yang ada di Rp 16.450 per dolar AS.

Di Asia, rupiah melemah bersama beberapa mata uang lainnya. Won Korea mencatat pelemahan terdalam yakni 0,18%, disusul baht Thailand yang melemah 0,10%, dolar Singapura melemah 0,03%, rupiah melemah 0,02% dan yuan China yang melemah 0,006% dan dolar Taiwan melemah 0,006% terhadap dolar AS.

Sedangkan mata uang Asia lainnnya menguat terhadap dolar AS pagi ini. Yen Jepang menguat 0,08%, ringgit Malaysia menguat 0,05%, pesso Filipina menguat 0,03%, dolar Hong Kong menguat 0,03% terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 105,85, naik dari akhir pekan lalu yang ada di 105,79.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini