Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Intip Rekomendasi Saham TBIG, PTRO, TLKM dan ULTJ untuk Perdagangan Senin

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,10% atau turun 76,947 poin ke level 6.897,950 pada perdagangan Jumat (7/6). 

Pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project William Hartanto menjelaskan, kesimpulan dari perdagangan sebelumnya, Jumat (7/6), yakni tekanan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) berlanjut, sehingga saat ini IHSG sudah semakin mendekati area gap pada 6.887. 

“Kami memperkirakan bahwa gap ini sulit untuk dipertahankan jika penekannya adalah saham big caps,” kata William dalam riset hariannya, Minggu (9/6). 

Dengan begitu, William memperkirakan bahwa pelemahan IHSG berpotensi untuk berlanjut hingga di bawah 6.887 dan mendekati level psikologis 6.800. Dia pun memproyeksikan IHSG berpotensi bergerak dalam kecenderungan melemah di kisaran 6.800 – 7.000 pada perdagangan Senin (10/6). 

Dengan faltor-faktor tersebut, William merekomendasikan saham yang secara teknikal menarik untuk dicermati, pada perdagangan hari ini: 

1. PT Tower Bersama Infrastructure Thk (TBIG) 

Analisa: Potensi menguat terukur dari pergerakan sideways dengan indikator MACD membentuk bullish divergence.

Rekomendasi: Buy

Support: Rp 1.880

Resistance: Rp 2.100

2. PT Petrosea Tbk (PTRO)

Analisa: Potensi rebound setelah membentuk support pada 7.675.

Rekomendasi: Buy

Support: Rp 7.675

Resistance: Rp 8.300

3. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)

Analisa: Penguatan setelah selesai membentuk demand zone pada 2.720 – 3.000.

Rekomendasi: Buy

Support: Rp 3.000

Resistance: Rp 3.310

4. PT Ultra Jaya Milk Industri & Trading Comp Tbk (ULTJ) 

Analisa: Pengujian resistance pada 1.880, terjadi peningkatan volume dalam 3 hari terakhir memberikan indikasi minat beli yang tinggi.

Rekomendasi: Buy on breakout

Support: Rp 1.765

Resistance: Rp 1.880

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)