Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Rupiah Spot Melemah Pada Perdagangan Jumat (21/6) Pagi

 

Rupiah spot melanjutkan pelemahan pada perdagangan Jumat (21/6) pagi. Pukul 09.14 WIB, rupiah spot ada di level Rp 16.468 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,23% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.430 per dolar AS. 

Di Asia, mayoritas mata uang melemah terhadap dolar AS. Won Korea mencatat pelemahan terdalam yakni 0,35%, disusul rupiah yang melemah 0,23%, ringgit Malaysia melemah 0,12%, dolar Taiwan melemah 0,09%, pesso Filipina melemah 0,09% dan yuan China yang melemah 0,003% terhadap dolar AS.

Sedangkan mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS pagi. Dolar Singapura menguat 0,06%, yen Jepang naik 0,02%, dolar Hong Kong naik 0,01% dan baht Thailand naik 0,001% terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 105,59, naik dari sehari sebelumnya yang ada di 105,58.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini