Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Intip Rekomendasi Saham ISAT, MBMA, SMGR dan TINS untuk Perdagangan Senin

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bertolak dari posisi 6.897,95 mengawali pekan ini, Senin (10/6). Level ini didapat usai IHSG terjun sedalam 76,94 poin atau ambles 1,10% pada perdagangan Jum'at (7/6).

Analis RHB Sekuritas Indonesia Muhammad Wafi melihat secara teknikal IHSG  melakukan koreksi dan membuat Lower Low (LL) level meski dengan volume rendah dan berhasil tutup gap di November.

Meski berpeluang melakukan rebound namun selama di bawah garis MA5 maka berpeluang untuk kembali membuat LL level.

"Namun jika mampu breakout garis MA5 maka berpeluang untuk kembali rebound dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya," ungkap Wafi dalam risetnya, Senin (10/6).

Wafi memprediksi rentang pergerakan IHSG saat ini berada dikisaran 6.800 hingga 7.000. Berikut rekomendasi saham pilihan yang secara teknikal menarik dicermati hari ini:

1. PT Indosat Tbk (ISAT)

Analisa:

ISAT terlihat melakukan rebound dari support garis MA200 meski dengan volume rendah untuk menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout garis MA20 maka akan mengkonfirmasi fase bullish-nya untuk menguji garis MA50.

Rekomendasi:

Buy area disekitar Rp 10.300 dengan target jual di Rp 11.000 hingga Rp 11.700. Cut loss di Rp 10.075.

2. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)

Analisa:

MBMA terlihat melakukan rebound dari support garis MA50 meski dengan volume rendah. Selama diatas garis MA50 maka berpeluang untuk breakout garis MA100 untuk menguji resistance garis MA20

Rekomendasi:

Buy area disekitar Rp 580 dengan target jual di Rp 650 hingga Rp 725. Cut loss di Rp 565.

3. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR)

Analisa:

SMGR terlihat melakukan rebound dan menguji resistance garis MA20 meski dengan volume rendah. Selama diatas garis MA5 maka berpeluang untuk breakout garis MA20 untuk menguji resistance garis MA50.

Rekomendasi:

Buy area disekitar Rp 3.950 dengan target jual di Rp 4.710 hingga Rp 5.350. Cut loss di Rp 3.760.

4. PT Timah Tbk (TINS)

Analisa:

TINS terlihat rebound dan breakout garis MA5 disertai volume. Selama diatas garis MA5 maka berpeluang untuk kembali rebound dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya

Rekomendasi:

Buy area disekitar Rp 845 dengan target jual di Rp 935 hingga Rp 1.010. Cut loss di Rp 805.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini