Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Analis Mega Capital Sekuritas Rekomendasi Buy Saham BRIS, EXCL, ASSA, MBMA dan MIKA

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah ke bawah level 6.900, tepatnya di posisi 6.855,69. IHSG mencapai level tersebut usai terjun 65,85 poin atau turun 0,95% pada perdagangan kemarin (11/6).

Head of Research Mega Capital Sekuritas (InvestasiKu) Cheril Tanuwijaya mengamati bahwa pelemahan IHSG kemarin sejalan dengan berlanjutnya trend koreksi harga di bursa regional Asia. Sementara bursa saham global melemah menanti arah kebijakan The Fed.

Mayoritas bursa saham global mencatat pelemahan menjelang rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) periode Mei yang diperkirakan melambat, tapi masih tinggi.

Namun, Indeks S&P 500 dan Nasdaq menguat hingga mencetak rekor harga tertinggi, setelah Apple mengumumkan kerja sama dengan ChatGPT untuk membuat berbagai fitur kecerdasan buatan pada perangkat Apple.

"Hal ini turut diikuti oleh penguatan saham-saham teknologi seiring meningkatnya optimisme investor pada perkembangan teknologi kecerdasan buatan," terang Cheril dalam riset yang disiarkan Rabu (12/6).

Dari harga komoditas, harga minyak acuan Bren melanjutkan penguatannya kembali sebesar +0.28% ke level US$ 82.13 pada Selasa (11/6).

Energy Information Adminitration (EIA) memperkirakan rekor yang lebih besar untuk produksi minyak AS dan permintaan global pada tahun 2024.

Produksi minyak AS diperkirakan akan tumbuh sekitar 310.000 barel per hari (bpd) menjadi 13.24 juta bpd tahun ini, lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya pada bulan Mei.

Dari sisi permintaan, konsumsi minyak mentah dan bahan bakar cair dunia diperkirakan meningkat sebesar 1.1 juta bpd menjadi 103 juta bpd tahun ini.

Kembali ke bursa dalam negeri, Cheril mengamati secara teknikal IHSG telah melemah dari EMA 5 jangka pendek didukung momentum stochastic yang juga di area oversold. Sehingga IHSG berpeluang melanjutkan koreksi dengan rentang area 6.823 - 6.900.

Cheril memprediksi area support berada di level 6.823, 6.798 dan 6.760. Sedangkan resistance berada di area 6.900, 6.940 dan 6.970. Berikut rekomendasi saham yang secara teknikal menarik dicermati:

1. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS)

Analisa:

BRIS saat ini sedang membentuk pola falling wedge dengan potensi penembusan resistance upper trendline dari pola tersebut, didukung oleh penurunan volume dan stochastic yang berada di area oversold.

Rekomendasi buy dengan entry level Rp 2.130 - Rp 2.170

Take Profit: Rp 2.190 - Rp 2.250

Stoploss: Rp 2.080.

2.  PT XL Axiata Tbk (EXCL)

Analisa:

EXCL sedang membentuk doji candle pada support lower bollinger band sehingga harga berpeluang rebound ke area resistance mid band, didukung oleh stochastic yang melakukan golden cross.

Rekomendasi buy dengan entry level Rp 2.190 - Rp 2.230

Take Profit: Rp 2.250 - Rp 2.300

Stoploss: Rp 2.160.

3.  PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)

Analisa:

ASSA sedang berada pada support minor uptrend channel dengan membentuk doji candle sehingga harga berpotensi menguat dari support tersebut, didukung oleh momentum stochastic yang telah keluar dari area oversold.

Rekomendasi buy dengan entry level Rp 745 - Rp 755

Take Profit: Rp 765 - Rp 785

Stoploss: Rp 730.

4.  PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA)

Analisa:

MBMA sedang membentuk bullish marubozu pada support lower uptrend channel didukung dengan stochastic yang bergerak divergence dengan harga. Hal ini mengindikasikan bahwa harga berpeluang melanjutkan penguatan ke resistance selanjutnya.

Rekomendasi buy dengan entry level Rp 575 - Rp 605

Take Profit: Rp 615 - Rp 645

Stoploss: Rp 555.

5.  PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)

Analisa:

MIKA telah menembus middle line dari uptrend channel sehingga harga berpeluang menguji area resistance dengan dukungan stochastic yang bergerak menguat dan pembentukan bullish hammer pada harga.

Rekomendasi buy dengan entry level Rp 2.990 - Rp 3.070

Take Profit: Rp 3.100 - Rp 3.170

Stoploss: Rp 2.990.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)