Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Rupiah Spot Dibuka Menguat Tipis ke Rp 16.281 Per Dolar AS di Hari Ini (6/6)

 

Nilai tukar rupiah di pasar spot bergerak tipis di awal perdagangan hari ini. Kamis (6/6), rupiah spot dibuka di level Rp 16.281 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah menguat tipis 0,04% dibandingkan dengan penutupan Rabu (5/6) yang berada di Rp 16.287 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan seluruh mata uang di kawasan.

Hingga pukul 09.00 WIB, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,55%.

Selanjutnya, yen Jepang dan baht Thailand yang sama-sama terapresiasi 0,3%. Disusul, peso Filipina yang terkerek 0,25%.

Berikutnya, dolar Singapura terlihat menanjak 0,24%. Lalu ada dolar Taiwan yang terangkat 0,21% serta ringgit Malaysia yang naik 0,11%.

Kemudian, yuan China terkerek 0,06% dan dolar Hongkong menguat tipis 0,04% terhadap the greenback.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini