Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Ada Proyek Gasifikasi, Bumi Resources (BUMI) Minta Kepastian Insentif

 

Emiten tambang batubara dengan produksi terbesar di Indonesia, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) meminta pemberian insentif fiskal dan nonfiskal kepada pemerintah untuk melanjutkan kerja sama ke tahap berikutnya.

Direktur Independen merangkap Corporate Secretary BUMI Dileep Srivastava mengatakan, saat ini BUMI sedang finalisasi kerjasama pembangunan fasilitas gasifikasi batubara dengan mitra strategis dari China.

"Finalisasi kerjasama ini memerlukan dukungan dari Pemerintah berupa kepastian pemberian insentif fiskal dan non-fiskal," ungkapnya kepada KONTAN, Senin (24/6).

Untuk itu, lanjut Dileep, dukungan tersebut menjadi prasyarat yang diminta oleh mitra strategis sebelum melanjutkan kerjasama ke tahap berikutnya. Adapun, saat ini BUMI masih fokus menjajaki kerjasama dengan mitra strategis dari China ini, belum ada penjajakan lebih lanjut dengan calon mitra strategis lainnya.

Memang, agenda hilirisasi batubara ini diperlukan insentif, pendanaan, dan percepatan dengan undang-undang yang memungkinkan untuk proyek-proyek hilirisasi, seperti yang ada di India.

Catatan Kontan, BUMI melalui dua anak usahanya, PT Kaltim Prima Coal (KPC) dan PT Arutmin Indonesia saat ini terlibat dalam proyek hilirisasi batubara. Produsen batubara terbesar ini berecana ikut serta dalam gasifikasi batubara menjadi amonia yang akan groundbreaking pada 2024 ini.

BUMI terbuka untuk bekerja sama dengan pihak mana pun yang berminat menjalankan proyek hilirisasi ini. Dalam pemilihan mitra bisnis, BUMI akan mempertimbangkan berbagai aspek seperti teknologi, pembaharuan, dan pendanaan hijau.

Selain itu, BUMI juga akan melihat potensi keuntungan dari insentif yang diberikan oleh pemerintah untuk menggarap proyek yang berbeda dengan proyek lainnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini