Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Makin Tertekan, Rupiah Spot Dibuka Melemah ke Rp 16.294 Per Dolar AS Hari Ini

 

Nilai tukar rupiah di pasar spot kembali tertekan di awal perdagangan hari ini. Rabu (12/6), rupiah spot dibuka di level Rp 16.294 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah melemah tipis 0,02% dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 16.291 per dolar AS. Alhasil, rupiah kembali melemah ke posisi terburuk dalam 4 tahun. 

Hingga pukul 09.00 WIB, pergerakan mata uang di kawasan bervariasi dengan kecenderungan menguat. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah melonjak 0,12%.

Selanjutnya, ringgit Malaysia yang menanjak 0,09% dan peso Filipina yang terkerek 0,05%. Diikuti, dolar Hongkong yang terangkat 0,04%.

Berikutnya, dolar Singapura naik 0,02% dan yuan China terlihat menguat tipis 0,01% di pagi ini.

Sementara itu, baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah koreksi 0,03%.

Disusul, dolar Taiwan yang turun 0,02% dan yen Jepang yang melemah tipis 0,01% terhadap the greenback.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)