Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Makin Tertekan, Rupiah Spot Dibuka Melemah ke Rp 16.294 Per Dolar AS Hari Ini

 

Nilai tukar rupiah di pasar spot kembali tertekan di awal perdagangan hari ini. Rabu (12/6), rupiah spot dibuka di level Rp 16.294 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah melemah tipis 0,02% dibandingkan dengan penutupan hari sebelumnya yang berada di Rp 16.291 per dolar AS. Alhasil, rupiah kembali melemah ke posisi terburuk dalam 4 tahun. 

Hingga pukul 09.00 WIB, pergerakan mata uang di kawasan bervariasi dengan kecenderungan menguat. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah melonjak 0,12%.

Selanjutnya, ringgit Malaysia yang menanjak 0,09% dan peso Filipina yang terkerek 0,05%. Diikuti, dolar Hongkong yang terangkat 0,04%.

Berikutnya, dolar Singapura naik 0,02% dan yuan China terlihat menguat tipis 0,01% di pagi ini.

Sementara itu, baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah koreksi 0,03%.

Disusul, dolar Taiwan yang turun 0,02% dan yen Jepang yang melemah tipis 0,01% terhadap the greenback.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini