Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Mantan Petinggi Pemberontak ETA Spanyol Dibekuk di Prancis


Mantan petinggi kelompok pemberontak separatis Basque (ETA), Josu Ternera, dilaporkan ditangkap di Pegunungan Alpen oleh Garda Sipil Spanyol dan Dinas Intelijen Prancis. Dia menjadi buronan sejak 2002.

Kementerian Dalam Negeri Spanyol melaporkan Ternera yang dulunya adalah kepala politik ETA ditangkap pada Kamis (16/5) dini hari waktu setempat di Sallanches, Pegunungan Alpen.
Pihak berwenang telah mencari keberadaan pria bernama asli JosƩ Antonio Urruticoetxea Bengoetxea karena didakwa atas kasus kejahatan kemanusiaan.

Ternera menjadi incaran aparat akibat keterlibatannya dalam penyerangan polisi di utara kota Zaragoza pada 1987 yang menewaskan 11 orang termasuk anak-anak.


Ternera sebelumnya telah menyampaikan "deklarasi terakhir" yang mengumumkan grup separatis ETA sepenuhnya dibubarkan sejak Mei 2018. Ia juga sempat melakukan negosiasi dengan pemerintahan Spanyol.
Akan tetapi, dia akhirnya diasingkan pada 2006 setelah perundingan tersebut gagal karena kalah dari kelompok garis keras.

Kelompok separatis ETA atau "Euskadi ta Askatasuna" yang berarti "Tanah Air Basque dan Kebebasan" telah menewaskan lebih dari 850 orang. Insiden tersebut merupakan akibat dari aksi kekerasan oleh kelompok ETA guna membentuk suatu negara merdeka di wilayah utara Spanyol dan selatan Prancis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)