Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Grab Bakal Sediakan Fitur Beli Tiket Bioskop


Grab menambah layanan tiket bioskop langsung dari aplikasi. Fitur bernama 'tickets' ini membantu pengguna membeli tiket bioskop tanpa beralih ke aplikasi lain.

Executive director Grab Indonesia Ongki Kurniawan mengungkapkan fitur ini membantu pengguna membandingkan harga dari berbagai bioskop.

"Pengguna Grab bisa menggunakan fitur ini untuk membandingkan harga hingga memesan tiket dan membayar menggunakan Ovo," ucap Ongki di Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Kamis (25/4).

Untuk menyiapkan fitur ini, Grab bekerja sama dengan perusahaan rintisan (startup) Book My Show. Selain di Indonesia, pengguna di Singapura dan Malaysia juga bisa menikmati fitur serupa.

Khusus untuk di Indonesia, pengguna Grab bisa memesan tiket melalui CGV dan Cinemaxx. Pemesanan tiket melalui aplikasi Grab mulai bisa dilakukan pada Mei mendatang.

Book My Show sendiri merupakan starup jebolan program Grab Ventures Velocity angkatan pertama. Book My Show mencatat rata-rata menjual 20 juta tiket dalam sebulan.
Ongki menegaskan kemunculan fitur penjualan tiket bioskop merupakan salah satu tujuan Grab untuk menjadi 'everyday super app'.

Data yang dirilis PWC pada 2017 mencatat sektor hiburan dan media ditargetkan tumbuh hingga lebih dari 40 persen pada 2021 menjadi US$64,5 miliar. Indonesia menjadi pasar box office terbesar nomor 15 dengan jumlah layar lebar mencapai 1.700 dan diprediksi akan tumbuh menjadi 3.000 dalam tiga tahun kedepan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025