Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Warga Palestina Tikam Prajurit Israel di Tepi Barat


Seorang warga Palestina menusuk satu serdadu Israel hingga tewas di Tepi Barat. Dia kemudian mengambil senjata dan melepaskan sejumlah tembakan lantas kabur.

Seperti dilansir Reuters, Senin (18/3), peristiwa itu terjadi di persimpangan Ariel, dekat kompleks pemukiman ilegal Israel. Pelaku menikam seorang prajurit berusia 19 tahun yang identitasnya tidak disebutkan.
Pelaku lantas mengambil senapan serdadu Negeri Zionis itu, lantas melepaskan sejumlah tembakan dan mengenai tiga kendaraan. Satu penumpang yang merupakan seorang rabi dilaporkan kritis karena tertembak.

Pelaku lantas mengambil mobil dan kabur. Ketika melintas dia menembak seorang tentara Israel, kemudian lanjut ke arah desa Palestina.


Ini adalah kejadian kesekian kalinya yang terjadi di Tepi Barat. Organisasi perjuangan Palestina, Hamas, memuji pelaku serangan sebagai pembalasan atas kejahatan penjajah Israel.

Bahkan di Jalur Gaza peristiwa itu disebarkan melalui pengeras suara masjid. Anggota Hamas lantas membagikan permen kepada masyarakat.


Perdana Menteri, Benjamin Netanyahu, menyatakan bakal mengejar pelaku dan ditangkap, kemudian mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Belum diketahui apakah pelaku merupakan anggota organisasi atau bergerak seorang diri. Serangan di Tepi Barat memang marak antara 2015 hingga 2016. Sejak itu gelombang serangan menurun.

Israel mencaplok Tepi Barat sejak Perang 1967. Namun, Palestina tidak mengakui pendudukan itu. Proses perundingan damai antara keduanya juga mandek sejak 2014.
Insiden ini bisa dipolitisasi oleh Netanyahu yang masih berhasrat maju dalam pemilihan umum. Padahal, dia saat ini dibelit sejumlah skandal dugaan korupsi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025