Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Facebook Akui Simpan Password dalam Teks Biasa


BESTPROFIT- Facebook mengakui bahwa jutaan kata sandi disimpan dalam teks biasa di server internal. Ini menjadi celah keamanan yang membuatnya dapat dibaca oleh karyawan raksasa jejaring sosial itu.

"Agar lebih jelas, kata sandi ini tidak pernah terlihat oleh siapa pun di luar Facebook dan kami belum menemukan bukti sampai saat ini bahwa ada orang yang secara internal menyalahgunakan atau mengaksesnya dengan tidak benar," kata Wakil Presiden bidang teknik, keamanan, dan privasi Pedro Canahuati dalam posting blog, Kamis (21/3).

Kesalahan itu terungkap selama tinjauan keamanan rutin awal tahun ini, menurut Canahuati.
Dia mengatakan bahwa perusahaan Silicon Valley diharapkan memberi tahu ratusan juta pengguna Facebook Lite, puluhan juta pengguna Facebook lainnya, dan puluhan ribu pengguna Instagram yang kata sandinya mungkin rentan untuk diintip

Kelemahan keamanan dasar terungkap setelah serangkaian kontroversi yang berpusat pada apakah Facebook melindungi privasi dan data penggunanya dengan benar.

Kesalahan pertahanan data dasar juga akan muncul bertentangan dengan mantra "Hacker Way" yang pendiri Facebook Mark Zuckerberg telah mendukung di jejaring sosial.
"One Hacker Way" adalah alamat utama kampus Facebook yang luas di kota California Menlo Park.

Brian Krebs dari KrebsOnSecurity.com mengutip sumber Facebook yang tidak disebutkan namanya, mengatakan penyelidikan internal sejauh ini mengindikasikan bahwa sebanyak 600 juta pengguna jaringan sosial memiliki kata sandi akun yang disimpan dalam file teks biasa yang dapat dicari oleh lebih dari 20.000 karyawan.

Jumlah pasti belum ditentukan, tetapi arsip dengan kata sandi pengguna yang tidak terenkripsi ditemukan sejak tahun 2012, menurut Krebs.

"Kami telah memperbaiki masalah ini dan sebagai tindakan pencegahan kami akan memberi tahu semua orang yang kata sandinya kami temukan disimpan dengan cara ini," kata Canahuati.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini