Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp 16.620 Per Dolar AS Hari Ini (31/10), Peso Melonjak

 

Nilai tukar rupiah di pasar spot dibuka menguat tipis di awal perdagangan hari ini. Jumat (31/10/2025), rupiah dibuka di level Rp 16.620 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah menguat 0,1% dibanding penutupan pada hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.636 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia.

Hingga pukul 09.04 WIB, pergerakan mata uang di Asia bervariasi dengan kecenderungan menguat. Di mana, peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,22%.

Selanjutnya, baht Thailand yang terkerek 0,19% dan yen Jepang terangkat 0,17%. Disusul, won Korea Selatan yang menanjak 0,16%.

Berikutnya ada dolar Singapura yang terapresiasi 0,09% dan ringgit Malaysia naik 0,05%. Lalu dolar Hongkong yang menguat tipis 0,02%.

Sementara itu, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,12% terhadap the greenback.

Kemudian ada yuan China yang melemah tipis 0,01% pada perdagangan pagi ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini