Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

IHSG Lanjutkan Penguatan Kamis (30/10) Pagi, Pasar Menanti Hasil Pertemuan Trump–Xi

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak positif pada awal perdagangan Kamis (30/10/2025), di tengah sentimen global terkait pertemuan antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Busan, Korea Selatan.

Mengutip data RTI pukul 09.14 WIB, IHSG naik 0,30% atau 24,81 poin ke level 8.191,04. Sebanyak 295 saham menguat, 211 saham melemah, dan 162 saham stagnan.

Total volume perdagangan mencapai 5 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp 2,9 triliun.

Dari sisi sektoral, tujuh indeks sektor menopang penguatan IHSG pagi ini.

Tiga sektor dengan kenaikan tertinggi adalah: IDX-Finance naik 0,90%, IDX-Techno naik 0,78%, dan IDX-Energy naik 0,55%.

Top Gainers LQ45

  • PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) naik 2,83% ke Rp545
  • PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik 2,80% ke Rp4.780
  • PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik 2,67% ke Rp1.345

Top Losers LQ45

  • PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPA) turun 2,72% ke Rp715
  • PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) turun 2,31% ke Rp338
  • PT Astra International Tbk (ASII) turun 1,54% ke Rp6.375

Pasar Asia Bergerak Variatif

Pasar saham Asia bergerak bervariasi pada Kamis, dengan investor menantikan hasil pertemuan pertama antara Trump dan Xi sejak Trump menjabat kembali awal tahun ini.

Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,39%, sedangkan indeks CSI 300 di China daratan bergerak tipis di zona hijau.

Di Jepang, Nikkei 225 sedikit melemah, sementara Topix naik 0,38%.

Di Australia, S&P/ASX 200 dibuka turun 0,18%.

Sementara itu, indeks Kospi Korea Selatan menguat 0,49% di awal perdagangan, didukung oleh saham otomotif dan galangan kapal. Namun, Kosdaq turun 0,92%.

Pasar menyoroti laporan bahwa Korea Selatan akan berinvestasi US$200 miliar di Amerika Serikat, dengan plafon tahunan US$20 miliar, serta tambahan investasi US$150 miliar untuk kerja sama di sektor perkapalan.

Sentimen The Fed dan Pertemuan Trump–Xi

Dari sisi global, pasar masih mencermati keputusan Federal Reserve yang memangkas suku bunga acuan sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%–4%, sesuai ekspektasi.

Namun, komentar Ketua Fed Jerome Powell yang menilai peluang pemangkasan lanjutan pada Desember “belum pasti” membuat pelaku pasar menahan diri.

Pertemuan Trump–Xi diharapkan dapat meredakan ketegangan perdagangan yang selama ini menekan prospek pertumbuhan ekonomi dunia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini