Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Jadi Pengendali Baru GPSO, PIMSF Siapakan Rp 158 Miliar untuk Tender Offer

 

PT PIMSF Pulogadung resmi menjadi pengendali baru PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) setelah menuntaskan pembelian sebanyak 303,03 juta saham emiten tersebut.

Dengan transaksi ini, kepemilikan PIMSF di GPSO meningkat menjadi 45,45%, menandai perubahan struktur pengendalian perusahaan yang kini berada di bawah entitas berbasis kawasan industri tersebut.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 9/2018, akuisisi tersebut mewajibkan PIMSF untuk melaksanakan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) atas sisa saham yang masih dimiliki publik.

Mengutip keterbukaan informasi, Senin (27/10/2025), PIMSF menetapkan harga penawaran tender sebesar Rp 436 per saham, jauh lebih tinggi dibandingkan harga akuisisi saham dari pemegang lama yang hanya Rp 66 per saham.

Manajemen PIMSF menjelaskan, harga tender ditentukan berdasarkan rata-rata harga tertinggi perdagangan saham GPSO di Bursa Efek Indonesia selama 90 hari sebelum pengumuman akuisisi.

Dalam periode tersebut, harga rata-rata GPSO tercatat Rp 435,59, yang kemudian dibulatkan menjadi Rp 436 sesuai ketentuan.

Dalam pelaksanaan tender ini, PIMSF bersedia membeli hingga 383,70 juta saham GPSO, atau setara dengan 54,55% kepemilikan publik.

Untuk keperluan tersebut, PIMSF menyiapkan dana sekitar Rp 158,57 miliar yang seluruhnya bersumber dari kas internal perusahaan.

Periode penawaran tender dijadwalkan berlangsung mulai 11 November hingga 11 Desember 2025.

Sementara penyelesaian dan pembayaran akan dilakukan pada 13 November hingga 15 Desember 2025.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini