Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Jadi Pengendali Baru GPSO, PIMSF Siapakan Rp 158 Miliar untuk Tender Offer

 

PT PIMSF Pulogadung resmi menjadi pengendali baru PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) setelah menuntaskan pembelian sebanyak 303,03 juta saham emiten tersebut.

Dengan transaksi ini, kepemilikan PIMSF di GPSO meningkat menjadi 45,45%, menandai perubahan struktur pengendalian perusahaan yang kini berada di bawah entitas berbasis kawasan industri tersebut.

Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 9/2018, akuisisi tersebut mewajibkan PIMSF untuk melaksanakan Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) atas sisa saham yang masih dimiliki publik.

Mengutip keterbukaan informasi, Senin (27/10/2025), PIMSF menetapkan harga penawaran tender sebesar Rp 436 per saham, jauh lebih tinggi dibandingkan harga akuisisi saham dari pemegang lama yang hanya Rp 66 per saham.

Manajemen PIMSF menjelaskan, harga tender ditentukan berdasarkan rata-rata harga tertinggi perdagangan saham GPSO di Bursa Efek Indonesia selama 90 hari sebelum pengumuman akuisisi.

Dalam periode tersebut, harga rata-rata GPSO tercatat Rp 435,59, yang kemudian dibulatkan menjadi Rp 436 sesuai ketentuan.

Dalam pelaksanaan tender ini, PIMSF bersedia membeli hingga 383,70 juta saham GPSO, atau setara dengan 54,55% kepemilikan publik.

Untuk keperluan tersebut, PIMSF menyiapkan dana sekitar Rp 158,57 miliar yang seluruhnya bersumber dari kas internal perusahaan.

Periode penawaran tender dijadwalkan berlangsung mulai 11 November hingga 11 Desember 2025.

Sementara penyelesaian dan pembayaran akan dilakukan pada 13 November hingga 15 Desember 2025.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)