Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Buy on Weakness: 5 Saham Pilihan Binaartha untuk Perdagangan Jumat (3/10)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan memulai perdagangan Jumat (3/10/2025) dari level 8.071, setelah pada Kamis (2/10) ditutup menguat 0,34%.

Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menilai IHSG tengah menunjukkan pola pergerakan sideways yang mengindikasikan potensi koreksi berbentuk triangle dalam analisis Elliott Wave.

“Skenario ini bergantung pada kemampuan IHSG untuk menembus resistensi Fibonacci di 8.139 dan resistensi fraktal di 8.157,” jelas Ivan dalam riset harian, Jumat (3/10/2025).

Adapun level support IHSG berada di 8.034, 8.005, 7.940, dan 7.821. Sementara itu, level resistensi berada di 8.109, 8.157, 8.200, dan 8.246. Indikator MACD, kata Ivan, masih menunjukkan momentum bearish.

Berikut rekomendasi saham pilihan Binaartha Sekuritas untuk perdagangan hari ini:

1. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)

Rekomendasi: hold atau buy on weakness pada rentang Rp 1.040–1.080

Target harga: Rp 1.315

Support: Rp 1.035

Resistance: Rp 1.315, Rp 1.395, Rp 1.460, Rp 1.535

2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

Rekomendasi: buy on weakness pada rentang Rp 2.950–3.050

Target harga: Rp 3.400

Support: Rp 2.940

Resistance: Rp 3.400, Rp 3.600, Rp 3.800, Rp 4.080

3. PT Astra International Tbk (ASII)

Rekomendasi: hold atau buy on weakness pada rentang Rp 5.200–5.350

Target harga: Rp 6.000

Support: Rp 5.200

Resistance: Rp 6.000, Rp 6.200, Rp 6.425

4. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)

Rekomendasi: buy on weakness pada rentang Rp 6.900–7.200

Target harga: Rp 8.275

Support: Rp 6.850

Resistance: Rp 8.275, Rp 8.575, Rp 8.850, Rp 9.125

5. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)

Rekomendasi: buy on weakness pada rentang Rp 3.750–3.850

Target harga: Rp 4.360

Support: Rp 3.750

Resistance: Rp 4.360, Rp 4.600, Rp 4.750, Rp 4.880

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Kasus TaniHub bayangi iklim investasi start-up di Indonesia

RLCO Resmi IPO di BEI, Saham Langsung ARA Naik 34,52%, Hari Ini (9/12) Beli/Jual?