Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

  Visi Media Asia Bidik Pertumbuhan Pendapatan Tiga Persen pada 2023


PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) menargetkan pertumbuhan pendapatan minimal 3 persen pada 2023. 

Direktur Visi Media Asia, Jastiro Abi mengatakan, pihaknya menargetkan pertumbuhan pendapatan minimal sebesar 3 persen pada 2023.  "Untuk tahun 2023 nanti, pertumbuhannya sekitar 3 persen industri. Ini kita harapkan, kita minimum harus mencapai 3 persen,” kata Jastiro Abi dalam paparan publik Visi Media Asia, Rabu (14/12/2022).

Sedangkan, pada 2022, Visi Media Asia menargetkan pendapatan Rp 1,7 triliun. Namun, untuk ke depan, manajemen Perseroan selalu mengarahkan pertumbuhan sesuai dengan industri.

“Jadi, untuk tahun ini, kita menargetkan revenue Rp 1,7 triliun untuk ke depannya sebagai grup kita selalu mengarahkan pertumbuhan pendapatan minimal harus sesuai industri, minimum,” kata dia. 

Mengutip laporan keuangan, Visi Media Asia mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp 1,32 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 1,32 triliun atau meningkat tipis 0,40 persen. 

Pendapatan usaha Visi Media Asia per kuartal III 2022 masih didominasi oleh segmen bisnis iklan sebesar Rp 1,28 triliun. Adapun, pendapatan Visi Media Asia dari segmen bisnis non iklan per kuartal III 2022 tercatat sebesar Rp 42,74 miliar. 

Sementara itu, rugi bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk membengkak 67,11 persen dari Rp 655,35 miliar per kuartal III 2021 menjadi Rp 1,09 triliun per kuartal III 2022.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini