Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Bola Ganjil: 3 Generasi Marcos Alonso, Sayang Tidak Ada yang Main di Piala Dunia

 


Sudah banyak ayah dan anak yang membela tim nasional. Beberapa bahkan tampil di level tertinggi Piala Dunia.

Ada satu keluarga lain yang rutin mengirimkan wakil ke tim nasional. Tidak tanggung-tanggung, keluarga Alonso bahkan mengirim tiga generasi.


Semua berawal dari Marcos Alonso Imaz yang juga dikenal sebagai Marquitos. Sosok kelahiran 1933 ini membela La Furia Roja dalam dua kesempatan pada periode 1955-1960.

Putra Marquitos adalah Marcos Alonso Pena yang lahir tahun 1959. Bersinar sebagai winger, dia membela tiga klub utama Negeri Matador yakni Real Madrid (1977-1979), Atletico Madrid (1979-1982, 1987-1989), dan Barcelona (1982-1987).

Penampilan bersama raksasa tersebut berbuah pemanggilan timnas. Pena membela negara kelahirannya pada 22 pertandingan. Dia juga masuk skuat Piala Eropa 1984.

Generasi ketiga adalah Marcos Alonso Mendoza. Sang cucu Marquitos lahir 1990 dan menimba ilmu di akademi Real Madrid. Namun, namanya mulai mencuri perhatian sejak membela Fiorentina dan Chelsea.

Penampilan impresif bersama The Blues berbuah transfer ke Barcelona musim panas lalu. Hingga kini dia sudah bermain sembilan kali bermain di level internasional.

Sayang jumlah itu tidak bertambah. Alonso tidak dibawa Luis Enrique ke Qatar untuk Piala Dunia 2022 meski masuk skuat bayangan. Dia kalah bersaing melawan dua rekannya di Camp Nou: Jordi Alba dan Alejandro Balde.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025