Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Tower Bersama Infrastructure Kantongi Pendapatan Rp 4,9 Triliun

 

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) membukukan kinerja keuangan positif hingga September 2022. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk mencatat pertumbuhan pendapatan dan laba hingga kuartal III 2022.

Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis (24/11/2022), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk mencatat pendapatan Rp 4,92 triliun hingga kuartal III 2022. Pendapatan perseroan naik 7,89 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 4,56 triliun. Beban pokok pendapatan bertambah 24,26 persen menjadi Rp 1,41 triliun hingga kuartal III 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,13 triliun.

Dengan demikian, laba kotor Rp 3,51 triliun hingga kuartal III 2022. Laba kotor naik 2,46 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 3,42 triliun. Beban usaha bertambah 7,75 persen menjadi Rp 343,32 miliar hingga kuartal III 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 318,67 miliar.

Laba dari operasi naik 1,9 persen menjadi Rp 3,16 triliun hingga kuartal III 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 3,10 triliun. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk meraup laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 1,22 triliun hingga September 2022. Laba bersih tumbuh 13,1 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,08 triliun.

Laba bersih per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk Rp 55,02 hingga kuartal III 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 49,97.

Total ekuitas perseroan tercatat Rp 13,18 triliun hingga September 2022 dari Desember 2021 sebesar Rp 9,78 triliun. Total liabilitas perseroan mencapai Rp 30,22 triliun hingga kuartal III 2022 dari Desember 2021 sebesar Rp 32,08 triliun.

Total aset naik menjadi Rp 43,40 triliun hingga kuartal III 2022 dari periode Desember 2021 sebesar Rp 41,87 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 709,88 miliar hingga September 2022.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)