Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Tower Bersama Infrastructure Kantongi Pendapatan Rp 4,9 Triliun

 

PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) membukukan kinerja keuangan positif hingga September 2022. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk mencatat pertumbuhan pendapatan dan laba hingga kuartal III 2022.

Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis (24/11/2022), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk mencatat pendapatan Rp 4,92 triliun hingga kuartal III 2022. Pendapatan perseroan naik 7,89 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 4,56 triliun. Beban pokok pendapatan bertambah 24,26 persen menjadi Rp 1,41 triliun hingga kuartal III 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,13 triliun.

Dengan demikian, laba kotor Rp 3,51 triliun hingga kuartal III 2022. Laba kotor naik 2,46 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 3,42 triliun. Beban usaha bertambah 7,75 persen menjadi Rp 343,32 miliar hingga kuartal III 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 318,67 miliar.

Laba dari operasi naik 1,9 persen menjadi Rp 3,16 triliun hingga kuartal III 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 3,10 triliun. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk meraup laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 1,22 triliun hingga September 2022. Laba bersih tumbuh 13,1 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp 1,08 triliun.

Laba bersih per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa entitas induk Rp 55,02 hingga kuartal III 2022 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 49,97.

Total ekuitas perseroan tercatat Rp 13,18 triliun hingga September 2022 dari Desember 2021 sebesar Rp 9,78 triliun. Total liabilitas perseroan mencapai Rp 30,22 triliun hingga kuartal III 2022 dari Desember 2021 sebesar Rp 32,08 triliun.

Total aset naik menjadi Rp 43,40 triliun hingga kuartal III 2022 dari periode Desember 2021 sebesar Rp 41,87 triliun. Perseroan kantongi kas dan setara kas Rp 709,88 miliar hingga September 2022.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini