Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Neraca Perdagangan Bayangi IHSG, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini 15 Desember 2022

 


Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melemah pada perdagangan saham Kamis, (15/12/2022). Rilis neraca perdagangan akan bayangi IHSG pada perdagangan Kamis pekan ini.

CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Suryawijaya menuturkan, perkembangan pergerakan IHSG masih menunjukkan rentang konsolidasi wajar dengan pola tekanan yang masih cukup besar dalam jangka pendek.

Ia menambahkan, sentimen terdekat IHSG adalah neraca perdagangan yang diperkirakan masih akan cukup stabil sehingga dapat berkontribusi positif terhadap pola gerak IHSG.

"Sedangkan dalam jangka panjang, IHSG masih memiliki potensi kenaikan yang cukup besar mengingat capital inflow yang bertahan hingga jelang akhir tahun. Hari ini IHSG berpotensi melemah,” tutur dia.

Ia prediksi, IHSG berada di kisaran 6.686-6.874 pada Kamis pekan ini.

Sementara itu, Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, menutup perdagangan Rabu, 14 Desember 2022, IHSG terkoreksi 0,1 persen ke 6.801.

“Target penguatan IHSG pada level 6.847 sudah tercapai dan terdapat kemungkinan IHSG akan melanjutkan koreksinya terlebih dahulu untuk menguji 6.722-6.773 sebagai bagian dari wave iv dari wave c dari wave (y) pada skenario hitam,” ujar dia.

Ia mengatakan, pada skenario alternatifnya, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (x) ke arah 6.982. Namun demikian, yang perlu diperhatikan adalah pergerakan IHSG diperkirakan masih berada pada fase bearishnya.   Herditya perkirakan, IHSG berada di level support 6.607,6.641 dan resistance 6.838,6.892.

Untuk rekomendasi saham hari ini, William memilih saham PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI).

Selain itu, PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA), dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP).

Sedangkan Herditya memilih saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Indah Kiat Pulp and Papers Tbk (INPK), PT Mitra Pinastika Mustika Tbk (MPMX), dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini