Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

DK PBB Kecam Larangan Taliban untuk Kaum Perempuan di Afghanistan

 


Dewan Keamanan (DK) PBB pada hari Selasa menyerukan partisipasi penuh, setara dan bermakna bagi perempuan dan anak perempuan di Afghanistan. Pihaknya juga mengecam larangan oleh administrasi pimpinan Taliban bagi perempuan untuk menghadiri universitas atau bekerja untuk kelompok bantuan kemanusiaan.

Dilansir Al Jazeera, Rabu (28/12/2022), dalam sebuah pernyataan yang disepakati melalui konsensus, dewan beranggotakan 15 orang itu mengatakan larangan perempuan dan anak perempuan menghadiri sekolah menengah dan universitas di Afghanistan “merupakan erosi yang meningkat untuk menghormati hak asasi manusia dan kebebasan fundamental.”

Dewan menambahkan bahwa larangan itu “akan memiliki dampak yang signifikan dan langsung untuk operasi kemanusiaan di negara tersebut”, termasuk yang dilakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Beberapa waktu lalu, penguasa Afghanistan melarang perempuan bekerja di organisasi non-pemerintah, mengatakan langkah itu dibenarkan karena beberapa pekerja tidak mematuhi interpretasi mereka tentang aturan berpakaian Islami.

Taliban telah menangguhkan pendidikan universitas untuk wanita dan sekolah menengah untuk anak perempuan.

Itu juga membatasi perempuan dari sebagian besar bidang pekerjaan, memerintahkan mereka untuk mengenakan pakaian tertutup dari kepala hingga ujung kaki di depan umum dan melarang mereka ke taman dan pusat kebugaran.

Komunitas internasional telah menghormati hak-hak perempuan sebagai poin penting dalam negosiasi dengan pemerintah Taliban untuk pengakuannya dan pemulihan bantuan.

“Pembatasan ini bertentangan dengan komitmen yang dibuat oleh Taliban kepada rakyat Afghanistan serta harapan masyarakat internasional,” kata Dewan Keamanan, yang juga menyatakan dukungan penuhnya untuk misi politik PBB di Afghanistan, yang dikenal sebagai UNAMA.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025