Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

IHSG Berpeluang Melemah, Cermati Rekomendasi Saham Hari Ini 26 Desember 2022

 


Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)  berpeluang melemah pada perdagangan saham, Senin (26/12/2022).

CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Suryawijaya menuturkan, IHSG memperlihatkan pergerakan yang cukup stabil.

Ia menilai, momentum koreksi wajar jika terjadi dapat dimanfaatkan investor untuk mengakumulasi pembelian saham fundamental kuat dan memiliki likuiditas tinggi. Hal ini mengingat kondisi ekonomi yang cukup stabil yang terlihat dari data ekonomi. “Hari ini IHSG berpotensi melemah di kisaran 6.788-6.902,” ujar dia dalam catatannya.

Sementara itu, Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menuturkan, IHSG melemah 0,4 persen ke 6.800 pada perdagangan Jumat, 23 Desember 2022, koreksi dari IHSG pun disertai dengan munculnya volume penjualan dan belum mampu break resistance di 6.854.

“Nampaknya IHSG sedang berada di fase konsolidasinya untuk membentuk wave iv dari wave c dari wave (y) pada label hitam. Namun demikian, pada skenario alternatifnya, posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (x) ke arah 6.982,” kata dia.

Ia menambahkan, hal perlu diperhatikan adalah pergerakan IHSG diperkirakan masih berada pada fase bearishnya. Herditya, prediksi IHSG berada di level support 6.693,6.641 dan resistance 6.854,6.982 pada awal pekan ini.

Untuk rekomendasi saham hari ini, Herditya memilih saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR), dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR).

Sementara itu,William memilih saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Kemudian PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP). Selain itu, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Jasa Marga Tbk (JSMR), PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), dan PT XL Axiata Tbk (EXCL).

Berikut rekomendasi teknikal dari PT MNC Sekuritas:

.PT Astra International Tbk (ASII) - Buy on Weakness

Saham ASII ditutup terkoreksi 1,7 persen ke 5.675 disertai munculnya volume jual. Selama saham ASII masih mampu bergerak di atas 5,550 sebagai stoplossnya, posisi ASII saat ini masih berada pada bagian dari wave iv dari wave (c), sehingga koreksi ASII dapat dimanfaatkan untuk BoW.

Buy on Weakness: 5.600-5.650

Target Price: 5.950, 6.100

Stoploss: below 5.550

 

2.PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) - Buy on Weakness

Saham BNBR ditutup cenderung flat di 72 dan pergerakannya

masih berada di atas cluster MA20 dan MA60. Selama BNBR masih mampu bertahan di atas 65 sebagai stoplossnya, maka posisi BNBR sedang berada di awal wave [c] dari wave D pada pola triangle.

Buy on Weakness: 68-72

Target Price: 80, 88

Stoploss: below 65

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025