Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Facebook Rancang Smartwatch buat Ngobrol dan Pantau Kesehatan

 

Facebook dilaporkan sedang membuat jam tangan pintar (smartwatch) untuk dijual kepada konsumen pada 2022. Jam tangan tersebut kemungkinan memprioritaskan fitur perpesanan menggunakan jasa Facebook dan juga terintegrasi produk kesehatan dan kebugaran dari perusahaan seperti Peloton.

 

The Information yang mendapat informasi ini dari empat narasumber menjelaskan smartwatch merupakan bagian strategi CEO Facebook Mark Zuckerberg untuk mengontrol masa depan platlform komputasi usai smartphone.

Melansir Business Insider, jam tangan Facebook dikatakan bisa mengakses internet melalui koneksi seluler sehingga perangkat itu tidak perlu dikoneksikan dengan smartphone.

 

You may also like

Pada tahap awal, jam tangan Facebook akan menjalankan versi open-source Android. Setelah itu disebut Facebook akan membangun sistem operasinya sendiri.

Melansir The Verge, jam tangan pintar Facebook akan memiliki fitur olah pesan, kesehatan, dan kebugaran. Perangkat itu akan bergabung dengan headset virtual reality Oculus dan perangkat obrolan video Portal sebagai bagian dari ekosistem perangkat keras Facebook.

Ambisi menciptakan perangkat keras Facebook bukanlah rahasia. Perusahaan yang didirikan Mark Zuckerberg itu memiliki lebih dari 6.000 karyawan yang bekerja pada berbagai proyek augmented reality dan virtual reality.

Facebook juga mengakuisisi startup saraf CTRL-Labs pada 2019. CTRL-Labs mengkhususkan diri dalam membangun mekanisme input nirkabel, termasuk perangkat yang dapat mengirimkan sinyal listrik dari otak ke perangkat komputasi tanpa memerlukan layar sentuh tradisional atau input tombol fisik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025