Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

William Pastikan Pangeran Philip Baik usai Masuk Rumah Sakit

 

Anggota senior Kerajaan Inggris, Pangeran William, memastikan bahwa kakeknya, Pangeran Philip, baik-baik saja setelah dilarikan ke rumah sakit pekan lalu.

 

"Dia baik-baik saja. Kami terus memantaunya," ujar William saat menjawab pertanyaan wartawan ketika memantau pusat vaksinasi Covid-19 pada Senin (22/2).

AFP melaporkan bahwa setelah memberikan keterangan itu, William sempat mengedipkan mata, tanda semua baik-baik saja.

 

William memberikan kepastian ini menjelang seminggu setelah Philip dilaporkan masuk rumah sakit karena tidak enak badan pada Selasa pekan lalu.

Saat itu, sumber kerajaan mengatakan bahwa suami Ratu Elizabeth itu masih bisa berjalan sendiri saat memasuki Rumah Sakit King Edward VII di London.

Ia juga memastikan bahwa penyakit yang dialami sang Duke of Edinburgh tak terkati dengan Covid-19.

"Pengakuan Duke of Edinburgh, beliau ke rumah sakit sebagai tindakan pencegahan atas saran dokter Yang Mulia setelah merasa tidak enak badan. Duke diperkirakan akan tetap di rumah sakit selama beberapa hari untuk observasi dan istirahat," demikian pernyataan Istana Buckingham.

Pemerintah Inggris juga telah merilis pernyataan ucapan lekas sembuh kepada Philip.

"Sangat menyesal mendengar Yang Mulia Duke of Edinburgh berada di rumah sakit. Kami berharap agar beliau cepat sembuh," kata Menteri Kesehatan Inggris, Matt Hancock, seperti dikutip Reuters.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025