Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Spesifikasi Bombardier CRJ-1000 yang Dikembalikan Garuda

 

PT Garuda Indonesia (Persero) mengembalikan 12 pesawat Bombardier CRJ-1000 kepada pihak lessor Nordic Aviation Capital.

Perusahaan pelat merah itu telah mendatangkan 18 armada Bombardier sejak 2012 lalu. Pesawat dengan kapasitas penumpang 97-104 orang ini memiliki spesifikasi yang dinilai berbeda dengan pesawat penumpang pada umumnya.

Bombardier CRJ-1000 merupakan buatan perusahaan Kanada Bombardier Aerospace. Pesawat ini pertama kali diterbangkan pada 28 Juli 2009 lalu.

 

Pesawat seharga Rp691,7 miliar (US$49,5 juta; kurs Rp13.975,35) ini dilengkapi satu ruang kemudi yang dapat dioperasikan oleh dua kru pesawat.

Selain itu dikutip dari aircraftcompare, pesawat ini dilengkapi dengan beberapa sistem canggih yang dapat menghindari tabrakan dan memeriksa cuaca di wilayah dan perlintasan yang dituju. 

Lebih lanjut, pada bagian kokpit dilengkapi dengan wiper kaca yang dapat mencegah es menumpuk yang dapat berfungsi pada saat musim dingin.

Pesawat ini dilengkapi dengan sistem avionik Rockwell Collins Pro Line 4 dan memiliki sistem peringatan awak, sistem indikasi mesin, dan sistem info penerbangan digital.

Perusahaan pesawat yang didirikan oleh Joseph-Armand Bombardier pada 1907 ini memiliki lebar 2,7 meter dengan lebar kabin 2,55 meter. Tinggi badan pesawat CRJ-1000 adalah 1,89 meter.

CRJ-1000 memiliki panjang 39,1 meter, dengan tinggi ekor pesawat 7.47 meter dengan berat lepas landas maksimum (MTOW) 41.640 kilogram serta mampu memuat penumpang maksimum 11.966 kilogram.

Pesawat ini dilengkapi dual mesin, dengan kode mesin GE CF34-8C5A1. Pesawat ini dilengkapi mesin dorong berkapasitas 64.5 knot yang dapat mencapai kecepatan maksimum hingga 871 kilometer perjam.

Bombardier CRJ-1000 dapat terbang hingga 41.000 kaki atau 12.479 kilometer di udara, dengan total penerbangan mencapai 3004 kilometer.

Dikutip modernairliners, pada 2015 lalu seri jet CRJ menyumbang 200 ribu keberangkatan per bulan dan 20 persen dari semua keberangkatan jet di Amerika Utara. 

Pada tahun 2016, perusahaan penerbangan ini memasuki fase modernisasi untuk seri CJR dengan melengkapi tempat penyimpanan koper di bagasi yang ada di kabin pesawat.

Selain itu CRJ dilengkapi dengan tempat sampah yang besar, dan memiliki pintu masuk yang lebih besar agar tidak menghambat laju penumpang di dalam kabin pada saat masuk dan keluar.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini