Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Rupiah Dibuka Anjlok ke Rp 16.735 Per Dolar AS di Hari Ini (25/9)

 

Nilai tukar rupiah di pasar spot anjlok di awal perdagangan hari ini. Kamis (25/9/2025), rupiah dibuka di level Rp 16.735 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah melemah 0,29% dibanding penutupan pada hari sebelumnya ke level Rp 16.685 per dolar AS. Ini jadi level terburuk rupiah sejak akhir April 2025.

Hingga pukul 09.00 WIB, mata uang di Asia bervariasi dengan kecenderungan menguat. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah melonjak 0,35%.

Selanjutnya ada yen Jepang yang terkerek 0,11% dan dolar Singapura menanjak 0,06%. Lalu ada yuan China yang naik 0,04%.

Berikutnya, dolar Hongkong menguat tipis 0,006% terhadap the greenback.

Sementara itu, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah ambles 0,55%. Diikuti, dolar Taiwan yang terkoreksi 0,27%.

Disusul, baht Thailand yang turun 0,09% dan ringgit Malaysia melemah 0,06% di pagi ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini