Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Reku Luncurkan Flexible Leverage, Trading Crypto Futures Bisa Lebih Personal

 

Platform investasi kripto Reku menghadirkan fitur terbaru pada produk crypto futures, yaitu Flexible Leverage, yang memungkinkan pengguna mengatur leverage mulai dari 1x hingga 25x.

Fitur ini memberikan fleksibilitas lebih dalam menyusun strategi trading sesuai profil risiko masing-masing.

Co-CEO Reku Jesse Choi mengatakan, sejak peluncuran crypto futures, volume transaksi meningkat hingga enam kali lipat secara year-to-date (YtD), menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan produk derivatif kripto.

“Oleh karena itu, fitur Flexible Leverage hadir untuk memberikan kontrol risiko yang lebih personal sesuai gaya trading masing-masing,” ujar Jesse dalam keterangan resmi, Senin (22/9/2025).

Sebelumnya, leverage pada Reku Futures bersifat fixed 25x. Dengan fitur baru ini, pengguna dapat memilih leverage kecil seperti 2x untuk meminimalkan risiko atau leverage tinggi hingga 25x untuk mengoptimalkan potensi keuntungan dari modal terbatas.

Selain itu, Jesse menambahkan, fitur Crypto Futures di Reku sudah dilengkapi sistem manajemen risiko melalui Stop Loss dan Take Profit, sehingga pengguna dapat secara fleksibel mengelola risiko berdasarkan tujuan investasi dan profil masing-masing.

Chief Compliance Officer (CCO) Reku, Robby menyebut, inovasi ini sejalan dengan komitmen Reku untuk mendorong pertumbuhan ekosistem aset kripto yang aman di Indonesia.

Robby juga mengapresiasi dukungan regulator, termasuk CFX dan OJK, dalam memperluas cakupan produk investasi kripto di Tanah Air.

“Inovasi seperti ini akan meningkatkan daya saing penyedia platform kripto lokal, sehingga masyarakat memiliki pilihan berinvestasi kripto yang terdaftar dan diawasi di Indonesia,” tutup Robby.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)