Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp 16.476 Per Dolar AS Hari Ini (1/9), Paling Kuat di Asia

 

Nilai tukar rupiah di pasar spot berhasil melaju kencang di awal perdagangan hari ini. Senin (1/9/2025), rupiah dibuka di level Rp 16.476 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah menguat 0,14% dibanding penutupan Jumat (29/8) yang berada di level Rp 16.500 per dolar AS. Ini membuat rupiah menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia.

Hingga pukul 09.00 WIB, mata uang di Asia bergerak bervariasi. Di mana, baht Thailand berada satu level di bawah rupiah setelah terkerek 0,06%. 

Berikutnya ada yuan China dan dolar Singapura yang sama-sama naik 0,2%. Diikuti, dolar Hongkong yang terlihat menguat tipis 0,03%.

Sementara itu, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,27%. Disusul, won Korea Selatan yang terkoreksi 0,21%.

Kemudian ada ringgit Malaysia yang tertekan 0,2% dan yen Jepang turun 0,16%. 

Selanjutnya ada dolar Taiwan yang terlihat melemah 0,13% terhadap the greenback pada pagi ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini