Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

BEI Buka Suspensi Saham REAL, SOTS, dan FOOD pada Kamis (18/9/2025)

 

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membuka perdagangan saham PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL), PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS), dan PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD) mulai perdagangan sesi I hari ini, Kamis (18/9/2025).       

Berdasarkan surat pengumuman BEI pada Rabu 17 September 2025, ketiga saham tersebut sudah dapat diperdagangkan kembali di pasar regular dan pasar tunai mulai sesi pertama pada Kamis 18 September 2025. 

“Maka dengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham REAL, SOTS, FOOD di pasar regular dan pasar tunai dibuka Kembali mulai sesi I tanggal 18 September 2025,” ujar BEI dalam pengumumannya, Rabu (17/9/2025). 

Adapun suspensi saham REAL, SOTS, dan FOOD dilakukan pada 16 September lalu. Hal ini sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PT Repower Asia Indonesia Tbk (REAL), PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS), dan PT Sentra Food Indonesia Tbk (FOOD). 

Dengan demikian, dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi Investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham REAL, SOTS, dan FOOD pada tanggal 17 September 2025.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini