Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

IHSG Melonjak, Cek Saham Net Buy dan Net Sell Terbesar Asing Kemarin, Selasa (23/9)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) makin mantap di atas level 8.000 setelah sempat terkoreksi pada perdagangan awal pekan ini.

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG melonjak 1,05% ke level 8.125,20 pada penutupan perdagangan Selasa (23/9/2025).

Sepanjang perdagangan IHSG bergerak di rentang 8.039 ke 8.125.

Total volume perdagangan saham di BEI pada Selasa mencapai 61,62 miliar dengan nilai transaksi Rp 31,73 triliun. 

Ada 395 saham menguat menopang IHSG,sementara 252 saham lainnya turun an 157 saham stagnan.

Kenaikan IHSG ditopang aksi net buy asing sebesar Rp 5,55 triliun di seluruh pasar.

Berikut 10 saham net buy terbesar asing pada Selasa:

1. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 3,11 triliun
2. PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) Rp 2,07 triliun
3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 258,18 miliar
4. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 248,83 miliar
5. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 211,07 miliar
6. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 115,29 miliar
7. PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Rp 69,36 miliar
8. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 40,15 miliar
9. PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) Rp 31,33 miliar
10. PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) Rp 27,42 miliar

Adapun sejumlah saham ini paling banyak dijual investor asing di tengah lonjakan IHSG kemarin.

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Selasa:

1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) RP 95,41 miliar
2. PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) Rp 66,7 miliar
3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 46,74 miliar
4. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 41,26 miliar
5. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp 36,19 miliar
6. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 31,84 miliar
7. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 22,13 miliar
8. PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) Rp 19,96 miliar
9. PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp 18,33 miliar
10. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 12,37 miliar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini