Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Rupiah Spot Ditutup Melemah 0,06% ke Rp 16.611 per Dolar AS pada Senin (22/9/2025)

 

Rupiah spot ditutup pada level Rp 16.611 per dolar Amerika Serikat (AS) di akhir perdagangan Senin (22/9/2025), melemah 0,06% dari akhir pekan lalu yang ada di Rp 16.601 per dolar AS.

Di Asia, rupiah melemah bersama beberapa mata uang lainnya. Dolar Taiwan mencatat pelemahan terdalam yakni 0,13%, disusul rupee India yang melemah 0,13%, yen Jepang melmeah 0,07%, rupiah melemah 0,06% dan ringgit Malaysia melemah 0,03%.

Sedangkan mata uang Asia lainnya menguat terhadap dolar AS sore ini. Won Korea mencatat penguatan terbesar yakni 0,28%, baht Thailand menguat 0,17%, pesso Filipina menguat 0,13%, dolar Hong Kong menguat 0,07%, yuan China menguat 0,03% dan dolar Singapura menguat 0,01% terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 97,64, tak berubah dari akhir pekan lalu yang juga ada di level 97.64.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini