Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Intip Saham yang Banyak Dilego Asing di Tengah Kenaikan IHSG pada Kamis (17/10)

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menguat untuk hari kelima berturut-turut pada perdagangan Kamis (17/10). 

Kenaikan IHSG kali ini didorong oleh aksi beli bersih (net buy) asing yang mencapai Rp 1,22 triliun.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, IHSG ditutup naik 1,13% ke level 7.735,03. 

Selama perdagangan, IHSG terus berada di zona hijau, dengan level terendah di 7.657 dan tertinggi di 7.758.

Total volume perdagangan saham pada Kamis mencapai 27,26 miliar, dengan nilai transaksi sebesar Rp 11,88 triliun. 

Terdapat 343 saham yang mengalami kenaikan, 230 saham yang turun, dan 224 saham tidak mengalami perubahan.

Namun di tengah kenaikan IHSG, asing banyak melepas saham-saham berikut.

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Kamis:

1. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 191,09 miliar
2. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 32,85 miliar
3. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) Rp 19,55 miliar
4. PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) Rp 18,95 miliar
5. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp 16,72 miliar
6. PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) Rp 14,79 miliar
7. PT Bukiat Asam Tbk (PTBA) Rp 13,9 miliar
8. PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) Rp 9,96 miliar
9. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 8,12 miliar
10. PT Timah Tbk (TINS) Rp 7,89 miliar

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini