Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Harga Minyak Dunia Stabil Rabu (30/10) Pagi, Persediaan Minyak Mentah AS Menyusut

 

Harga minyak stabil pada Rabu (30/10), setelah data industri menunjukkan penurunan tak terduga dalam persediaan minyak mentah dan bensin Amerika Serikat (AS).

Hal ini terjadi setelah dua sesi penurunan sebelumnya karena adanya prospek penurunan ketegangan di Timur Tengah.

Melansir Reuters, harga minyak mentah Brent naik 21 sen atau 0,3% menjadi US$71,33 per barel pada pukul 00:02 GMT.

Sementara itu, kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik 22 sen, atau 0,3%, menjadi US$67,43 per barel.

Persediaan minyak mentah dan bahan bakar AS turun minggu lalu, menurut sumber pasar yang mengutip data dari American Petroleum Institute (API) pada Selasa.

Stok minyak mentah menurun sebanyak 573.000 barel pada minggu yang berakhir 25 Oktober, ungkap sumber tersebut yang berbicara dengan syarat anonim.

Stok bensin berkurang 282.000 barel, sementara stok distilat turun sebanyak 1,46 juta barel, tambah sumber tersebut.

Sebelumnya, sembilan analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan kenaikan 2,2 juta barel pada persediaan minyak mentah.

Data resmi dari pemerintah AS dijadwalkan akan dirilis pada hari Rabu ini.

Laporan API ini membantu membalikkan arah harga setelah penurunan lebih dari 6% dalam dua sesi sebelumnya.

Harga minyak jatuh pada Selasa setelah seorang jurnalis Axios melaporkan di X bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan mengadakan pertemuan darurat dengan sejumlah menteri, kepala militer, dan komunitas intelijen untuk membahas solusi diplomatik atas konflik di Lebanon.

Pada hari Senin, harga minyak turun sekitar 6% setelah serangan balasan Israel terhadap Iran selama akhir pekan tidak mengenai infrastruktur minyak di Teheran.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)