Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Cek Rekomendasi Saham Beli untuk Perdagangan Hari Ini (24/10)

 

. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan memulai perdagangan pada hari ini (24/10), pada posisi 7.787,56. Level ini diraih usai IHSG ditutup melemah tipis 0,02% pada perdagangan Rabu (23/10).

Pengamat Pasar Modal dan Founder WH Project, William Hartanto mengatakan bahwa penguatan IHSG semakin terbatas.  

Menurutnya, ada potensi IHSG untuk koreksi sehat, namun tekanan koreksi ini kemungkinan hanya dirasakan oleh mereka yang membeli saham-saham big caps saja.

Dirinya memperhatikan bahwa efek window dressing pada Oktober ini masih terasa, di mana ciri khasnya ialah penguatan hanya pada saham-saham second dan third liner

Tekanan terberat terjadi pada saham-saham big caps dan first liner yang kemudian berlanjut di bulan November atau siklus tahunan sebelum rebound kembali di akhir tahun.

Secara teknikal, IHSG berhasil mengkonfirmasi pembentukan pola bullish flag dan sudah sempat menyentuh level 7.800. Namun, IHSG membentuk resistance pada 7.800 sebagai level psikologis.

Kondisi ini membuat penguatan IHSG menjadi tertahan dan berpotensi mengalami koreksi. Selain itu, IHSG masih memiliki supply zone pada area 7829 – 7910.

"Memperhatikan faktor-faktor di atas, kami memproyeksikan hari ini IHSG berpotensi bergerak mixed dalam range 7740 – 7810," tulis William dalam risetnya, Kamis (24/10).

Berikut beberapa saham yang direkomendasikan secara teknikal untuk perdagangan Kamis (24/10):

1. PT Malindo Feedmill Tbk (MAIN

Pergerakan harga membentuk pola inverted head and shoulders dengan neckline pada Rp 885.

  • Rekomendasi: Buy
  • Support: Rp 805
  • Resistance: Rp 920

2. PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR

Penguatan konsisten di atas MA5 dan MA20 untuk trend following.

  • Rekomendasi: Buy
  • Support: Rp 160
  • Resistance: Rp 185

3. PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM

Penguatan setelah menyelesaikan pembentukan demand zone pada area Rp 254 – Rp 282, Rp 282 menjadi support baru.

  • Rekomendasi: Buy
  • Support: Rp 282
  • Resistance: Rp 304

4. PT Vale Indonesia Tbk (INCO

Penguatan konsisten di atas MA5 dan MA20 untuk trend following.

  • Rekomendasi: Buy
  • Support: Rp 4.110
  • Resistance: Rp 4.430

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini