Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

Ketidakpastian Pemilu AS Angkat Harga Emas ke Rekor Tertinggi pada Rabu (30/10) Pagi

 

Harga emas mencatat rekor tertinggi pada Rabu (30/10), didorong oleh ketidakpastian pemilu Amerika Serikat (AS) yang meningkatkan permintaan terhadap emas batangan.

Sementara investor menantikan rangkaian data ekonomi AS yang dapat memberikan petunjuk mengenai arah suku bunga The Fed.

Melansir Reuters, harga emas spot naik 0,1% menjadi US$2.778,27 per ons troi pada pukul 00:26 GMT, setelah menyentuh rekor tertinggi US$2.778,79. Tren bullish yang kuat ini memperlihatkan minat investor yang tinggi terhadap aset aman.

Sedangkan, kontrak berjangka emas AS naik 0,4% ke $2.790,60.

Dengan pemilu AS pada 5 November yang semakin dekat, ketidakpastian memicu kenaikan permintaan emas, di mana jajak pendapat menunjukkan persaingan ketat menuju Gedung Putih.

Data dari Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan lowongan pekerjaan turun ke level terendah dalam lebih dari 3,5 tahun pada bulan September.

Sementara data untuk bulan sebelumnya direvisi turun, mengindikasikan pelemahan pasar tenaga kerja.

Di sisi lain, kepercayaan konsumen AS melampaui perkiraan dengan indeks mencapai 108,7 pada Oktober, tertinggi dalam sembilan bulan, naik dari 99,2 pada bulan sebelumnya.

Berdasarkan data tersebut, para pembuat kebijakan Fed diperkirakan hampir pasti akan mengurangi suku bunga sebesar seperempat poin minggu depan.

Perhatian kini tertuju pada data ketenagakerjaan ADP yang akan dirilis hari ini, serta laporan Personal Consumption Expenditures (PCE) dan payroll AS, guna memperjelas arah kebijakan The Fed menjelang keputusan suku bunga berikutnya pada 7 November.

Emas batangan cenderung diminati di lingkungan suku bunga rendah dan dianggap sebagai lindung nilai terhadap ketidakpastian politik dan ekonomi.

Sementara itu, setidaknya 93 warga Palestina dilaporkan tewas atau hilang akibat serangan Israel di Gaza Utara, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Di pasar fisik, para pembeli emas di India mengabaikan harga tertinggi sepanjang masa dan tetap melakukan pembelian untuk festival Dhanteras dan Diwali yang dimulai Selasa, dengan harapan harga emas terus naik dan memberikan keuntungan yang menarik di tengah pasar saham yang melemah.

Di tempat lain, harga perak spot naik 0,2% menjadi US$34,51 per ons troi, paladium naik 0,5% menjadi US$1.050,42, sedangkan platinum turun 0,9% menjadi US$1.211,37.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini