Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

BEI Menyetop Sementara Perdagangan Saham Barito Renewables (BREN) Hari Ini

 

Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan (suspensi) sementara perdagangan saham PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) untuk hari ini. Penghentian ini dilakukan karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham BREN.

"Dalam rangka cooling down sebagai bentuk perlindungan bagi investor, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham Barito Renewables Energy (BREN) pada perdagangan tanggal 10 November 2023," ungkap Donni Kusuma Permana, PH Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dan Martin Satria D. Baku, PH Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI dalam pengumuman Kamis (9/11).

Penghentian sementara perdagangan saham BREN dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai. Suspensi bertujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasi di saham BREN.

Pada perdagangan kemarin, Kamis (9/11), harga saham BREN melejit 18,75% ke Rp 5.225 per saham. Ini adalah harga tertinggi saham BREN sejak mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia pada 9 Oktober 2023 lalu.

Sejak melantai di BEI bulan lalu, harga saham BREN sudah naik lebih dari enam kali lipat atau 570% dari harga initial public offering (IPO) yang hanya Rp 780 per saham.

EI mengumumkan pergerakan harga di luar kebiasaan atawa unusual market activity (UMA) saham BREN pada 17 Oktober lalu. Saham BREN masuk UMA karena peningkatan harga saham yang signifikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)