Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Perkuat Fundamental UNVR, Ira Noviarti Tempati Posisi Baru

 

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) akan memiliki pemimpin dan model operasional baru mulai Januari 2024. Dengan perubahan ini, Unilever Indonesia akan dikelola secara Unit Bisnis.

Nantinya ada lima Unit Bisnis yang dijalankan, yakni Beauty and Wellbeing, Personal Care, Home Care, Nutrition, dan Ice Cream. Model bisnis ini telah diterapkan di tingkat induk perusahaan global dan mendapatkan respon yang positif dari berbagai pemangku kepentingan.

Perubahan ini bertujuan untuk mempertajam potensi pertumbuhan jangka panjang perusahaan di Indonesia. Dengan perubahan kepemimpinan dan model operasional yang inovatif ini, UNVR akan memasuki era baru yang penuh potensi untuk pertumbuhan yang berkelanjutan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini