Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

S&P 500 Turun Lebih Dari 1% Menjadi Ditutup Di Bawah Level 4.200 Untuk Pertama Kalinya Sejak Mei

 

S&P 500 jatuh ke level terendah sejak Juni pada hari Rabu (25/10) setelah hasil kuartalan yang mengecewakan dari perusahaan induk Google, Alphabet, dan kenaikan suku bunga.

Indeks acuan turun 1,3%, menembus level penting 4,200 yang banyak diawasi oleh analis grafik. Kerugian saham meningkat selama sesi tersebut setelah saham acaun menembus level tersebut. Indeks Nasdaq Composite kehilangan 2,3% dan berada di jalur menuju hari terburuknya pada 21 Februari, ketika indeks merosot 2,5%. Dow Jones Industrial Average turun 79 poin, atau 0,2%.

Saham Alphabet anjlok lebih dari 9% karena bisnis cloud-nya meleset dari perkiraan para analis, menutupi pertumbuhan pendapatan dan laba yang kuat. Penurunan saham Alphabet menempatkannya pada laju penurunan terburuk sejak Maret 2020. Sektor jasa komunikasi S&P 500 merosot 5,8%, berada di jalur menuju hari terburuk sejak Februari 2022.

Sementara itu, saham raksasa teknologi sejenis Apple dan Amazon, masing-masing turun 1,4% dan hampir 6%. Amazon akan melaporkan hasil kuartal ketiga setelah bel penutupan pada hari Kamis.

Meskipun pendapatan perusahaan tetap menjadi fokus investor minggu ini, investor juga terus memperhatikan imbal hasil, karena imbal hasil berada di dekat level tertinggi dalam beberapa tahun. Imbal hasil acuan Treasury 10-tahun naik 11 basis poin menjadi 4,954%. Ini diperdagangkan di atas 5% pada awal minggu, yang mengguncang investor dan menekan saham-saham teknologi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini