Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Saham Jepang Turun karena Laba Teknologi AS yang Mengecewakan

 

Saham-saham Jepang melemah, dengan sektor teknologi memimpin kerugian, menyusul saham-saham AS yang melemah pasca laba Alphabet dan Meta yang mengecewakan.

Indeks Topix turun 0,5% menjadi 2,243.60 pada pukul 09:05 pagi waktu Tokyo. Indeks Nikkei turun 1,2% menjadi 30.882,44.

Toyota Motor Corp berkontribusi paling besar terhadap penurunan Indeks Topix, turun 1,4%. Dari 2.154 saham dalam indeks tersebut, 539 saham menguat dan 1.234 saham melemah, sedangkan 381 saham stagnan.

Perusahaan induk Google, Alphabet, anjlok setelah laba cloud-nya lebih kecil dari perkiraan. Saham meta turun setelah perusahaan mengatakan bahwa ada kekhawatiran dalam bisnis periklanan karena situasi ekonomi.

Biaya pinjaman yang tinggi membebani pasar setelah penjualan rumah baru di AS meningkat, dan imbal hasil Treasury kembali meningkat. (Tgh)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini