Bursa Asia Beragam, Mayoritas Indeks Naik pada Selasa (28/4) Pagi

  Bursa Asia dibuka beragam pada perdagangan Selasa (28/4/2026), dengan mayoritas indeks naik. Mengutip Bloomberg, pukul 08.27 WIB, indeks Nikkei 225 turun 331,95 poin atau 0,57% ke 60.196,23, Hang Seng turun 111,28 poi atau 0,43% ke 25.814,37, Taiex naik 86,36 poin atau 0,21% ke 39.699,70, Kospi naik 87,32 poin atau 1,31% ke 6.701,95, ASX 200 turun 42,95 poin atau 0,49% ke 8.723,40, Straits Times naik 33,30 poin atau 0,68% ke 4.925,12 dan FTSE Malaysia naik 9.30 poin atau 0,54% ke 1.726,57. Bursa Asia bergerak variasi namun masih bertahan di dekat level tertinggi sejak akhir Februari karena para pedagang menanti katalis baru dari Timur Tengah, serta serangkaian keputusan bank sentral dan pendapatan dari perusahaan-perusahaan teknologi besar pekan ini. Mengutip Bloomberg, bank sentral di dunia secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunganya. Investor kini mengalihkan fokus ke laporan pendapatan raksasa teknologi untuk menguji apakah reli saham baru-baru ini ...

OJK Bahas Pengawasan Dapen Sampai ke Zimbabwe

 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah meningkatkan kerja sama internasional dalam standarisasi pengawasan dana pensiun lewat International Organization of Pension Supervisors (IOPS).

OJK menghadiri serangkaian acara penting Technical Committee Meeting (TCM) dan Annual General Meeting (AGM) yang diselenggarakan oleh International Organization of Pension Supervisors (IOPS) serta Global Forum on Private Pension yang dikoordinasi oleh IOPS dan The Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) di Victoria Falls, Zimbabwe.

Rapat teknis yang berlangsung pada 17-19 Oktober 2023 ini akan membahas soal perhelatan tahunan IPOS. Untuk diketahui, IOPS adalah sebuah badan internasional independen yang terdiri dari otoritas pengawas dana pensiun, kini memiliki 89 anggota dari 82 negara di seluruh dunia, dan OJK telah menjadi salah satu anggota yang aktif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)