Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

OJK Bahas Pengawasan Dapen Sampai ke Zimbabwe

 

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah meningkatkan kerja sama internasional dalam standarisasi pengawasan dana pensiun lewat International Organization of Pension Supervisors (IOPS).

OJK menghadiri serangkaian acara penting Technical Committee Meeting (TCM) dan Annual General Meeting (AGM) yang diselenggarakan oleh International Organization of Pension Supervisors (IOPS) serta Global Forum on Private Pension yang dikoordinasi oleh IOPS dan The Organization for Economic Cooperation and Development (OECD) di Victoria Falls, Zimbabwe.

Rapat teknis yang berlangsung pada 17-19 Oktober 2023 ini akan membahas soal perhelatan tahunan IPOS. Untuk diketahui, IOPS adalah sebuah badan internasional independen yang terdiri dari otoritas pengawas dana pensiun, kini memiliki 89 anggota dari 82 negara di seluruh dunia, dan OJK telah menjadi salah satu anggota yang aktif.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)