Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

6 Saham ini Biang Kerok Bikin IHSG Ambles Hingga 1,61%

 

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau ambles lebih dari 1% pada perdagangan sesi I Kamis (26/10/2023), di tengah memburuknya sentimen pasar global setelah adanya indikasi bahwa perekonomian Amerika Serikat (AS) masih cukup kuat di kuartal III-2023.

Per pukul 10:49 WIB, IHSG ambles 1,61% ke posisi 6.724,52. IHSG kembali terkoreksi ke level psikologis 6.700 pada sesi I hari ini.

Nilai transaksi indeks pada sesi I hari ini mencapai sekitaran Rp 4,1 triliun dengan melibatkan 8 miliaran saham yang berpindah tangan sebanyak 583.362 kali. Sebanyak 140 saham terapresiasi, 378 saham terdepresiasi dan 177 saham stagnan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)