Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT)

  Emiten telekomunikasi, PT Remitra Global International Tbk (MKNT) yang sebelumnya bernama PT Mitra Komunikasi Nusantara Tbk, resmi memasuki babak baru setelah seluruh mata acara Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) disetujui pemegang saham. RUPSLB yang digelar di Hotel Manhattan, Jakarta, pada 14 September 2026 menyetujui enam mata acara, termasuk penambahan modal tanpa memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD), perubahan nama perseroan, perubahan pengendali, perubahan Anggaran Dasar, serta perubahan susunan Direksi dan Dewan Komisaris. Aksi korporasi tersebut menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperbaiki kondisi keuangan sekaligus membangun fondasi pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang. Melalui PMTHMETD, perseroan akan melakukan penambahan modal dengan nilai mencapai Rp1,024 triliun. Dana tersebut berasal dari beberapa sumber. Sebagian digunakan untuk mengonversi kewajiban perseroan kepada dua kreditur menjadi saham baru. Kewajiban ...

Ini Strategi Era Digital Media (AWAN) Dongkrak Kinerja Bisnis Hingga Tahun 2024

 

PT Era Digital Media Tbk (AWAN) siapkan sejumlah strategi bisnis untuk menghadapi sisa tahun ini hingga tahun 2024. Salah satu strateginya yakni peluncuran produk baru, baik dari lini bisnis digital maupun bisnis cloud. 

Direktur Utama Era Digital Media Shaanee P Harjani mengatakan, AWAN menyiapkan beberapa produk games baru yang sudah diluncurkan di tahun ini hingga awal tahun depan. 

Sebagai pengingat, sejak tahun 2016, AWAN sudah bekerja sama dengan perusahaan telekomunikasi di Indonesia sebagai penyedia jasa layanan SMS premium. Kemudian, pada tahun 2018, AWAN melakukan digitalisasi dan menjadi penyedia mobile content dan games. 

Hingga akhir Oktober lalu, AWAN meluncurkan empat games baru yang tersedia di Telkomsel. Kemudian, ada satu games baru lagi yang targetnya akan rampung di awal tahun 2024 mendatang. 

“Semua games baru ini kami lakukan di Telkomsel, kami akan lihat di kuartal keempat dan tahun depan akan ada peningkatan revenue dari bisnis di Telkomsel,” ungkap Shaanee, dalam Paparan Publik, Rabu (8/11). 

Selain memproduksi games, AWAN juga muilai masuk ke bisnis content production untuk platform over the top (OTT). AWAN akan segera merilis pilot project mereka di platform OTT milik Telkomsel yakni Maxstream. 

Sejalan dengan rencana pengembangan produk di bisnis digital, AWAN juga tetap fokus menggarap bisnis cloud. Lantaran pertumbuhannya yang cukup pesat, pihaknya memproyeksikan bisnis cloud ini akan menjadi kontributir utama pendapatan AWAN ke depan. 

Sebagai strategi jangka pendek, AWAN akan terus fokus memaksimalkan penjualan produk The eranyacloud Console. Sebab, produk ini memungkinkan AWAN untuk menjangkau end user  yang lebih luas lagi. 

“Di bisnis cloud kami akan terus empowering si console kita, karena ini jadi salah satu arus di mana kami bisa mendapatkan customer baru. customer itu sign up dan bayar setiap bulan,” jelasnya.  

Di sisi lain,  AWAN juga getol berinvestasi di lini bisnis ini, salah satunya dengan menambah puluhan server agar bisa menggaet lebih banyak pelanggan korporasi. 

Manajemen AWAN mencatat, pertumbuhan pelanggan dari bisnis cloud miliknya juga konsisten terus bertumbuh. Hingga Oktober 2023 pihaknya sudah memiliki 117 pelanggan korporasi, dibandingkan 45 pelanggan pada awal tahun 2023. 

Shaanee berharap, sampai tutup tahun nanti, jumlah pelanggan cloud AWAN bisa mencapai 150 pelanggan yang berasal dari berbagai sektor usaha. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Investor saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih bisa panen dividen menjelang akhir Juni 2026.

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah diprediksi masih akan bergerak fluktuatif dan cenderung tertekan pada perdagangan awal pekan ini