Reli Harga Emas Bisa Berlanjut, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya

  Harga emas kembali terpukul dengan harga turun di bawah US$ 4.500 per troy ounce dan menguji level support jangka panjang yang kritis pada rata-rata pergerakan 200 hari. Dipantau dari laman Kitco , Jumat (29/5/2026) harga emas terpantau menguat hanya 0,17% ke level US$ 4.502 per troy ounce saat berita ini ditulis. Meski terus bertahan di kisaran US$ 4.500, manajer portofolio di Midas Discovery Fund Tom Winmill menilai reli harga emas bisa berlanjut dan harga yang tinggi akan terus mendukung sektor pertambangan emas. Tom Winmill mengatakan bahwa ia melihat pelemahan harga emas merupakan tren jangka pendek karena pendorong fundamental di balik reli emas tetap bertahan, terutama karena permintaan bank sentral yang kuat dan ekonomi global bergulat dengan meningkatnya risiko struktural. “Saya benar-benar tidak melihat banyak hal yang dapat bersifat bearish untuk emas dalam jangka panjang pada level harga ini,” kata Winmill, dikutip dari ...

Allo Bank Luncurkan Aplikasi Allo Grow Guna Bantu Generasi Muda Kelola Tabungan

 JAKARTA. Berdasarkan Badan Pusat Statistik tahun 2022, 24% dari 68,82 juta penduduk Indonesia masuk ke dalam kategori pemuda (16-30 tahun)
Namun, generasi tersebut seringkali menghadapi kesulitan dalam mengelola dana tabungan, mulai dari memisahkan rekening tabungan dari rekening harian hingga tidak alokasi dana untuk menabung dari awal.
Survei yang dilakukan Katadata Insight Center (KIC) pada September 2021 terhadap 5.204 responden dari seluruh Indonesia mencatat, 58,1% responden generasi Milenial (usia 23-38 tahun) dan 64,9% responden generasi Z (usia 15-22 tahun) jarang bahkan tidak pernah memisahkan rekening tabungan dengan rekening harian mereka.
Di samping itu, 36,8% responden generasi Milenial dan 58,2% responden generasi Z jarang bahkan tidak pernah mengalokasikan tabungan ke pos-pos kecil sesuai kebutuhan.
Menanggapi kondisi tersebut, PT Allo Bank Indonesia Tbk (Allo Bank) meluncurkan produk dan layanan perbankan digital terbaru yakni Allo Grow, tabungan revolusioner yang memberikan pengalaman fleksibilitas finansial bagi generasi muda dalam mengatur dan mengelola tabungan mereka.
Allo Grow memungkinkan pengguna untuk memiliki pos-pos tabungan dengan bunga majemuk yang dapat digunakan untuk memisahkan tabungan sesuai kebutuhan, termasuk untuk tabungan dana darurat.
Allo Grow dalam aplikasi mobile Allo Bank hadir untuk memberikan pengalaman fleksibilitas bagi generasi muda dalam mengelola tabungan mereka dengan memisahkan menjadi beberapa pos dan dapat ditarik kapan saja sesuai kebutuhan mereka.
“Tentu saja, kami akan terus mengembangkan value proposition untuk produk ini, sesuai dengan komitmen kami yang meluncurkan beragam inovasi produk dan layanan perbankan digital yang memungkinkan nasabah untuk Experience a Simple Life,” kata Direktur Utama Allo Bank, Indra Utoyo dalam siaran resmi, Rabu (11/10).
Adapun layanan yang ditawarkan Allo Grow juga mengikuti gaya hidup generasi muda yang bebas dan dinamis, seperti pembukaan rekening yang cepat dan mudah melalui digital, dibebaskan dari segala biaya administrasi bulanan, dan penarikan tabungan kapan saja
Selain itu, Allo Grow juga memberikan kesempatan nasabah untuk memperoleh suku bunga mencapai 6,5% p.a sesuai dengan jangka waktu penyimpanan, semakin lama jangka waktu penyimpanannya, semakin besar juga suku bunga yang akan didapat.
Hal ini memberikan keleluasaan kontrol finansial bagi generasi muda sesuai dengan gaya hidup yang modern namun tetap fokus terhadap kebebasan finansial.
Sejak diluncurkan, Allo Bank telah memiliki 6.9 juta nasabah dan Mobile App Allo Bank menjadi aplikasi perbankan digital dengan tingkat pertumbuhan paling tinggi hingga bulan Juni 2023.
Dalam periode yang sama, Bank juga telah memperoleh sertifikasi ISO/IEC 27001:2022 mengenai Sistem Manajemen Keamanan Informasi dari CBQA Global Indonesia yang mencerminkan komitmen Bank untuk menjaga keamanan dan perlindungan aset informasi sesuai dengan prinsip kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan.
Peluncuran Allo Grow juga menambah daftar kinerja keuangan Allo Bank yang solid dalam semester pertama tahun 2023.
Dengan adanya product Allo Grow ini mendukung pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) Allo Bank bertumbuh sebesar 19,94% year-on-year (YoY).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025

Cermati Rekomendasi Teknikal Mirae Sekuritas Saham ASSA, BDKR & SSIA, Selasa (5/8)