Harga Emas Naik pada Perdagangan Kamis (5/3/2026) Pagi

  Harga emas melanjutkan kenaikan pada perdagangan Kamis (5/3/2026) pagi. Pukul 07.47 WIB, harga emas untuk pengiriman April 2026 di Commodity Exchange ada di US$ 5.182,30 per ons troi, naik 0,93% dari sehari sebelumnya yang ada di US$ 5.134,70 per ons troi. Harga emas kembali naik setelah sempat jeda koreksi. Para pembeli memanfaatkan penurunan harga untuk kembali masuk ke pasar di tengah ketidakpastian kondisi geopolitik di Timur Tengah . Mengutip Bloomberg , harga emas telah naik sekitar 20% tahun ini, dan mencapai level tertinggi sepanjang masa di atas US$ 5,595 pada akhir Januari. Tingginya permintaan yang didukung oleh ketegangan geopolitik dan kekhawatiran tentang independensi Federal Reserve mendorong kenaikan harga emas. Peter Kinsella , kepala strategi forex global di UBP SA mengatakan, penurunan tajam dan taruhan bullish hedge fund dan manajer investasi seharusnya membatasi penurunan harga emas. "Saya pikir kita pasti akan melihat pemulihan harga emas,...

Tergugat Tak Hadir, Sidang Gugatan Kasus Gagal Ginjal Ditunda 3 Pekan

 


Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) menunda sidang perkara gagal ginjal akut pada anak hari ini, Selasa (7/2/2023). Penundaan tersebut dikarenakan sejumlah pihak tergugat mangkir dalam sidang kali ini.

"Kami akan melakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan, tiga minggu dari sekarang," ujar Ketua Majelis Hakim Yusuf Pranowo di ruang sidang PN Jakarta Pusat, Selasa (7/2/2023).

Terdapat empat pihak tergugat yang tidak hadir dalam sidang kali ini, yakni CV Samudera Chemical, PT Logicom Solution, dan CV Budiarta. Kemudian turut tergugat yang absen yakni Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Yusuf mengatakan, sidang akan kembali digelar kembali pada, Selasa (28/2/2023). Ia mengatakan agar para tergugat dapat hadir pada sidang berikutnya.

Adapun pada panggilan ini diberikan kesempatan sekali lagi agar dapat hadir dalam prosesi persidangan. Namun bila tidak hadir, Yusuf menegaskan sidang akan tetap dilanjutkan dan mereka dianggap tidak dapat mempertahankan pembelaannya.

"Seandainya pun kita sudah panggil tetap mereka tetap tidak datang, ini tetap jalan. Artinya mereka di mata hukum adalah dianggap melepaskan haknya untuk mempertahankan haknya di depan persidangan. Kira-kira seperti itu," tegasnya.

Sejatinya sidang perdana sudah digelar di PN Jakarta Pusat pada Selasa 17 Januari 2023 namun ditunda dikarenakan pihat tergugat hanya beberapa saja yang hadir.

Setidaknya terdapat 25 pihak penggugat dalam perkara yang merupakan orangtua korban kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) dari berbagai provinsi, yang dibagi menjadi tiga kelas.

Pada kelas pertama mereka adalah pasien yang dinyatakan meninggal. Lalu pada kelompok dua merupakan pasien yang masih dirawat.

Sedangkan kelompok tiga yaitu keluarga dari pasien yang meninggal tetapi obat yang diberikan rupanya berbeda. Namun, hanya sebagian yang hadir dari masing-masing kelompok.

Para tergugat itu yakni PT Afi Farma Pharmaceutical Industry, PT Universal Pharmaceutical Industry, CV Samudera Chemical, PT Tirta Buana Kemindo, CV Mega Integra, PT Logicom Solution, CV Budiarta, dan PT Megasetia Agung Kimia. Kemudiaan, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), serta Kementerian Kesehatan (Kemenkes) serta turut tergugat yakni Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025