Harga Saham BBCA Terus Turun, Analis Ungkap Waktu Tepat Beli atau Tunggu di 2026

  Penurunan harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) masih berlanjut hingga Selasa (27/1/2026). Kondisi ini memunculkan pertanyaan di kalangan investor, apakah saham BBCA sudah layak dibeli atau sebaiknya masih menunggu. Pada penutupan perdagangan Selasa, saham BBCA turun 1,96% ke level Rp7.500 per saham. Tekanan juga datang dari aksi jual investor asing dengan net foreign sell mencapai Rp1,79 triliun. Dalam lima hari terakhir, saham BBCA terkoreksi 5,36%, dan melemah 6,54% dalam sebulan. Investment Analyst Infovesta Utama Ekky Topan menilai pelemahan BBCA lebih dipicu oleh tekanan jual asing dan rotasi dana, bukan karena memburuknya fundamental perusahaan. “Tekanan BBCA saat ini lebih karena faktor aliran dana. Fundamentalnya masih solid,” ujar Ekky kepada Kontan . Ia menyebut pergerakan BBCA ke depan sangat bergantung pada meredanya aksi jual asing. Jika tekanan berkurang dan tidak ada kejutan negatif dari paparan kinerja, saham BBCA berpotensi bergerak konsol...

Ford Mustang 2024 dengan VIN 001 Terjual Rp 7 Miliaran, Ini Keistimewaannya


Mobil produksi pertama Ford Mustang 2024 yang baru keluar dari pabrik langsung dilelang untuk menemui siapa pemilik pertamanya. Saat lelang berlangsung di Scottsdale Barret-Jackson, model ini laku dengan harga USD 490 ribu atau setara dengan Rp 7,4 miliar.

Harga tersebut melambung tinggi bila dibandingkan dengan Ford Mustang 2019 lalu, di mana untuk VIN 001 saat itu terjual dengan harga USD 300 ribu atau setara dengan Rp 4,5 miliar.

Hasil penjualan mobil melalui balai lelang tersebut nantinya akan disalurkan ke Juvenile Diabetes Research Foundation untuk penelitian dan advokasi diabetes untuk masyarakat.

Pemilik tersebut nantinya akan mendapatkan Ford terbaru ini dengan desain baru serta jantung mekanis baru yakni mesin Coyote V8 berkubikasi 5.0 liter yang dikawinkan dengan transmisi manual enam percepatan atau automatic sepuluh percepatan.

Bicara mengenai tenaga yang mampu dihasilkan dari ruang mesin tersebut, dikatakan mobil ini mampu memproduksi tenaga 480 tk dengan torsi 562 Nm.

Selain dibekali dengan mesin V8 beringas, model ini juga datang dengan penawaran paket performa yang mencakup beberapa komponen tambahan seperti strut tower brace, limited slip differential, rem Brembo dan pendingin oli mesin tambahan.

Sementara itu, untuk teknologi lainnya yang juga akan didapatkan oleh konsumen antara lain adalah dukungan kluster instrumen digital seluas 12,4 inci dan sistem infotainmen 13,2 inci.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bitcoin Menuju US$115.000, Tapi Tangan Tak Terlihat Dealer Bisa Redam Rally

IHSG Dibuka Rebound Selasa (5/8) Ikuti Bursa Asia, Pasar Taruh Harapan The Fed Rate

Rupiah Dibuka Melemah Tipis ke Rp 16.391 Per Dolar AS pada Hari Ini 6 Agustus 2025