Menteri Ara dan Nusron Sepakat Sertifikasi Gratis untuk Rumah MBR

  Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid sepakat menetapkan sertifikasi sektor perumahan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) secara gratis. Hal tersebut diungkapkan dalam pertemuan Menteri PKP Maruarar Sirait dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Ruang Rapat Menteri ATR/BPN, Jakarta, Selasa (14/7/2026). Ara juga mengapresiasi terobosan Kementerian ATR/BPN dalam menghadirkan program sertifikasi gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah. "Terobosan kolaborasi yang juga luar biasa dengan Pak Nusron adalah sertipikasi gratis bagi MBR. Itu merupakan karya dan dukungan yang luar biasa dari Menteri ATR/BPN bagi rakyat kecil," ujar dia dikutip dari keterangan resmi. Menteri Ara menuturkan, sinergi tersebut akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan kepastian...

PTPP Ikut Bikin Perusahaan Patungan Beton Pracetak, Incar Pendapatan Berkelanjutan

 


PT PP (Persero) Tbk (PTPP) membentuk perusahaan patungan beton pracetak bernama PT Karya Logistik Nusantara bersama sejumlah perusahaan BUMN konstruksi pada Kamis, 2 Februari 2023. 

Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Selasa (7/2/2023), terdapat pihak-pihak yang betransaksi dalam PT Karya Logistik Nusantara, yakni PT PP (Persero) Tbk (PTPP), PT Hutama Karya (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA), PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI), PT Brantas Abipraya (Persero), dan PT Nindya Karya (Persero).

Sementara itu, modal dasar usaha patungan tersebut sebanyak Rp 340 miliar serta modal yang telah ditempatkan dan disetor sebesar Rp 85 miliar.

Adapun, PTPP, Hutama Karya, Wijaya Karya, dan Adhi Karya memiliki kepemilikan saham atas PT Karya Logistik Nusantara sebesar 15 persen dari modal ditempatkan dan modal disetor atau setara dengan Rp 15 miliar. 

Selain itu, Brantas Abipraya dan Nindya Karya memiliki kepemilikan saham atas PT Karya Logistik Nusantara sebesar 12,5 persen dari modal ditempatkan dan modal disetor atau setara dengan Rp 12,5 miliar.

"Sesuai dengan Pasal 3 Akta Pendirian PT Karya Logistik Nusantara, maksud dan tujuan dibentuknya PT Karya Logistik Nusantara adalah bergerak di bidang industri beton pracetak dan perdagangan material konstruksi, pergudangan, dan kepelabuhan,” tulis Sekretaris Perusahaan PTPP Bakhtiyar Efendi, ditulis Selasa (7/2/2023).

Tak hanya itu, penyertaan saham PT Karya Logistik Nusantara dicatat dalam buku PTPP sebagai penyertaan dalam perusahaan asosiasi. Pembentukan usaha patungan ini turut menunjang kegiatan usaha Perseroan.

"Perusahaan akan memperoleh recurring income dari penyertaan tersebut sehingga memperkuat keuangan Perseroan, tidak ada dampak hukum dan tidak akan mempengaruhi kelangsungan usaha Perseroan," kata dia.

Komentar